logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Silo

Tinjau Langsung SPBU Garahan, Camat Silo Bagas Wahyudi Pastikan Stok BBM Aman dan Imbau Warga Tak Panik

  • 10 September 2026
  • Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
tinjau-langsung-spbu-garahan-camat-silo-bagas-wahyudi-pastikan-stok-bbm-aman-dan-imbau-warga-tak-panik-20260910

Tinjau Langsung SPBU Garahan, Camat Silo Bagas Wahyudi Pastikan Stok BBM Aman dan Imbau Warga Tak Panik

Tinjau Langsung SPBU Garahan, Camat Silo Bagas Wahyudi Pastikan Stok BBM Aman dan Imbau Warga Tak Panik

JEMBER, 9 September 2026 — Menindaklanjuti kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak, Camat Silo Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., turun langsung melakukan pemantauan ke SPBU Garahan, Kecamatan Silo, Rabu 9 September 2026.

Kegiatan ini dilakukan bersama sejumlah perangkat kecamatan untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah Silo tetap aman dan distribusinya berjalan lancar.

Kehadiran Camat Silo di SPBU Garahan merupakan bentuk respons cepat pemerintah kecamatan terhadap keluhan dan kepanikan warga yang sempat beredar beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah Saya bersama beberapa Perangkat kecamatan meninjau langsung SPBU di Garahan,” ujar Bagas saat berada di lokasi.

Ia menjelaskan, kunjungan ini dilakukan karena banyaknya aduan dari masyarakat yang resah melihat antrean kendaraan di sejumlah SPBU serta beredarnya informasi terkait kelangkaan BBM.

“Kami turun langsung ke SPBU ini karena adanya keluhan dan kepanikan masyarakat terkait kelangkaan BBM,” katanya.

Dalam peninjauan tersebut, Bagas bersama tim mengecek langsung tangki pendam, ketersediaan BBM jenis Pertalite dan Solar, serta kondisi antrean kendaraan. Hasilnya, stok BBM di SPBU Garahan dinyatakan mencukupi dan tidak ada indikasi kekosongan.

“Saya juga meninjau terkait stok BBM di SPBU Garahan dan alhamdulillah sangat mencukupi. Stok BBM aman,” jelasnya.

Menurut Bagas, kondisi ini sejalan dengan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pertamina beberapa hari sebelumnya. Pihak Pertamina memastikan distribusi ke Jember, termasuk ke wilayah Silo, tetap berjalan normal meskipun sempat ada keterlambatan akses di jalur Banyuwangi.

Menyikapi situasi tersebut, Camat Silo mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Silo agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak perlu panik terkait kelangkaan BBM karena stoknya setelah dicek cukup,” tegasnya.

Bagas juga menyoroti adanya oknum yang diduga memanfaatkan situasi ini dengan melakukan penimbunan BBM. Praktik tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu antrean panjang dan kelangkaan semu di lapangan.

“Saya sampaikan bagi oknum-oknum yang memanfaatkan ini atau bisa disebut penimbun untuk menghentikan penimbunan. Karena ini juga nantinya yang membuat antrean panjang dan kelangkaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bagas menegaskan bahwa pemerintah kecamatan tidak akan tinggal diam jika menemukan praktik penimbunan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas.

“Apabila nantinya ditemukan oknum penimbun ini akan ditindak langsung oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.

Selama pemantauan, kondisi di SPBU Garahan terpantau kondusif. Petugas SPBU melayani pengisian sesuai prosedur dan mengingatkan pengendara untuk mengisi sesuai kebutuhan.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi mengaku lega setelah mendengar langsung penjelasan dari Camat Silo. Mereka berharap pemerintah terus melakukan pemantauan secara berkala agar distribusi BBM tetap stabil.

Kegiatan pemantauan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah kecamatan dengan pengelola SPBU dan masyarakat. Bagas berharap komunikasi yang baik ini bisa terus dijaga agar setiap permasalahan di lapangan bisa segera diketahui dan diselesaikan bersama.

Di akhir kegiatan, Camat Silo kembali mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga stabilitas. Ia meminta warga membeli BBM secukupnya dan segera melaporkan jika menemukan praktik mencurigakan.

“Mari kita jaga bersama-sama. Pemerintah sudah berupaya memastikan stok aman, sekarang giliran masyarakat ikut menjaga agar tidak ada antrean dan tidak ada yang dirugikan,” pungkas Bagas.

Dengan adanya peninjauan langsung ini, Pemerintah Kecamatan Silo berharap isu kelangkaan BBM tidak berkembang menjadi keresahan yang lebih luas. Stok dipastikan aman, pengawasan diperketat, dan masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menggunakan BBM.

Galeri Foto