Volume Sampah Ramadan di TPA Ambulu Meningkat Hingga 40 Persen, Pengelolaan dari Hulu hingga Hilir Terus Diperkuat
- 16 Maret 2026
- Dibaca 247 Kali
Bagikan Via:
Volume Sampah Ramadan di TPA Ambulu Meningkat Hingga 40 Persen, Pengelolaan dari Hulu hingga Hilir Terus Diperkuat
JEMBER, 16 MARET 2026 – Aktivitas masyarakat yang meningkat selama bulan suci Ramadan berdampak langsung pada bertambahnya timbulan sampah. Hal tersebut terlihat di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ambulu, Kabupaten Jember, di mana volume sampah yang masuk mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan-bulan biasa.
TPA Ambulu merupakan salah satu lokasi pengelolaan sampah yang berada di bawah naungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember, khususnya pada bidang kebersihan. Di tempat inilah sampah dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember berakhir setelah melalui proses pengumpulan dari tingkat rumah tangga hingga pengangkutan oleh petugas kebersihan.
Pengelolaan sampah sebenarnya dimulai dari hulu, yaitu dari rumah tangga masyarakat. Setiap hari, berbagai jenis sampah seperti sisa makanan, kemasan plastik, dan limbah rumah tangga lainnya dikumpulkan dari lingkungan warga. Petugas kebersihan kemudian mengangkut sampah tersebut menuju tempat penampungan sementara sebelum akhirnya dibawa menggunakan truk menuju TPA Ambulu.
Sesampainya di TPA, sampah diturunkan di area yang telah ditentukan untuk kemudian ditata dan dikelola oleh petugas. Proses ini bertujuan agar penimbunan sampah tetap terkendali dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. Aktivitas di TPA Ambulu berlangsung setiap hari dengan kedatangan armada pengangkut sampah dari berbagai wilayah.
Meskipun saat ini masyarakat tengah menjalani ibadah puasa, para petugas kebersihan tetap menjalankan tugasnya seperti hari-hari biasa. Sejak pagi hari, truk-truk pengangkut sampah terus berdatangan membawa muatan dari berbagai titik di Kabupaten Jember.
Korwil Ambulu, Hamid, mengatakan bahwa selama bulan Ramadan volume sampah yang masuk ke TPA Ambulu mengalami peningkatan cukup signifikan. Bahkan, jumlahnya diperkirakan meningkat hingga sekitar 40 persen dibandingkan bulan-bulan di luar Ramadan.
“Selama bulan Ramadan ini volume sampah meningkat cukup signifikan, bahkan bisa mencapai sekitar 40 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Hal ini biasanya disebabkan oleh meningkatnya aktivitas rumah tangga, terutama dari sisa makanan dan kemasan selama bulan puasa,” ujar Hamid saat ditemui pada Senin 16 Maret 2026.
Menurutnya, peningkatan volume sampah tersebut membuat para petugas harus bekerja lebih ekstra untuk memastikan seluruh sampah yang masuk dapat tertangani dengan baik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan semata.
Hamid menekankan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam mengurangi timbulan sampah, terutama dengan mulai mengelola sampah secara bijak sejak dari rumah.
“Saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam melakukan pengelolaan sampah dari rumah. Minimal tidak membuang sampah sembarangan, karena sampah merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Melalui kesadaran bersama antara pemerintah, petugas kebersihan, dan masyarakat, diharapkan pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir dapat berjalan lebih efektif. Dengan demikian, peningkatan volume sampah selama Ramadan tetap dapat tertangani dengan baik tanpa mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan.(mrf)