Aduan Masuk ke Wadul Gus'e, Keluhan Akibat Asap Pembakaran Sampah di Sumbersari Dimediasi Kelurahan
- 02 Juni 2026
- Dibaca 63 Kali
Bagikan Via:
Aduan Masuk ke Wadul Gus'e, Keluhan Akibat Asap Pembakaran Sampah di Sumbersari Dimediasi Kelurahan
JEMBER, 02 JUNI 2026 – Aduan warga terkait aktivitas pembakaran sampah yang menimbulkan asap di lingkungan permukiman mendapat respons cepat dari Pemerintah Kelurahan Sumbersari. Melalui kanal pengaduan Wadul Gus'e, sejumlah warga melaporkan adanya pembakaran sampah pilah yang dilakukan seorang warga berinisial DD di kawasan Jalan Raung, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Selasa 02 Juni 2026.
Warga mengaku terganggu oleh kepulan asap yang muncul dari lokasi pembakaran. Selain mengurangi kenyamanan lingkungan, asap tersebut juga dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan masyarakat sekitar, terutama anak-anak dan lansia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Kelurahan Sumbersari, Mujiono dan Adip, turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mediasi dengan yang bersangkutan. Langkah persuasif dipilih guna memberikan pemahaman kepada warga mengenai dampak negatif pembakaran sampah secara terbuka.
Mujiono menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat melalui Wadul Gus'e, pihak kelurahan segera melakukan klarifikasi di lapangan. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa pembakaran sampah dilakukan pada malam hari dan saat petugas datang ke lokasi pada pagi harinya, api maupun asap sudah tidak ditemukan karena pembakaran telah padam.
"Kami datang untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memberikan edukasi kepada yang bersangkutan. Setelah diberi pengertian mengenai dampak pembakaran sampah terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar, yang bersangkutan akhirnya memahami dan menyadari bahwa tindakan tersebut kurang tepat," ujar Mujiono.
Menurut dia, DD bersikap kooperatif selama proses mediasi berlangsung. Tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan untuk mengganggu lingkungan sekitar. Pembakaran dilakukan terhadap sisa sampah pilah yang dianggap tidak terpakai. Namun, petugas tetap mengingatkan bahwa cara tersebut tidak dibenarkan karena dapat menimbulkan polusi udara dan keluhan dari warga lainnya.
Sementara itu, pihak Kelurahan Sumbersari kembali mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Warga diminta memanfaatkan sistem pengelolaan sampah yang telah tersedia serta mengedepankan cara-cara yang ramah lingkungan dalam menangani limbah rumah tangga.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar sampah sembarangan karena akan mengganggu warga yang lain. Jika ada permasalahan serupa, mari diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan mengedepankan semangat gotong royong. Lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman merupakan tanggung jawab kita bersama," tegas Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, ST.
Kelurahan juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif menyampaikan laporan melalui kanal Wadul Gus'e. Menurut petugas, pengaduan yang disampaikan warga menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
Dengan adanya mediasi tersebut, persoalan berhasil diselesaikan secara kekeluargaan. Kelurahan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kualitas lingkungan terus meningkat. Langkah preventif dan edukatif dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga Sumbersari. (dan)