logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan

WASPADA DEMAM BERDARAH

  • 18 Januari 2023
  • Dibaca 2009 Kali
Bagikan Via:
waspada-demam-berdarah

WASPADA DEMAM BERDARAH

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia. Untuk demam berdarah ringan, maka ia akan menyebabkan demam tinggi dan gejala seperti flu. Sementara untuk demam berdarah yang parah, ia bisa menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok) dan bahkan kematian.

Pada hari Selasa, 17 Januari 2022, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Koeshar Yudyarto didampingi oleh Kepala BIdang Penanggulangan Penyakit, dr. Rita beserta staf Kesehatan Masyarakat melakukan kegiatan kunjungan ke Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, karena adanya 6 kasus Demam Berdarah.

Saat kunjungan dilakukan Foging agar tidak terjadi penyebaran kasus karena di lokasi pondok terdapat + 2000 santri, selain itu dilakukan edukasi kepada semua penghuni pondok dalam upaya mencegah penyebaran kasus Demam Berdarah.

Tanda tanda demam berdarah ini ditandai dengan demam tinggi hingga 40 derajat Celsius. Selain itu, beberapa gejala lainnya, antara lain:

Sakit kepala.

Nyeri otot, tulang atau sendi.

Mual dan muntah.

Sakit di belakang mata

Kelenjar bengkak.

Ruam.

Selanjutnya, tanda-tanda di atas akan diikuti oleh tanda perdarahan, seperti:

Gusi berdarah

Mimisan

Timbul bintik-bintik merah pada kulit

Muntah darah

Buang air besar berwarna hitam

Untuk mencegah demam berdarah tentunya harus mengurangi atau mencegah gigitan nyamuk dengan :

Memberantas sarang nyamuk yang dilakukan dalam dua kali pengasapan insektisida atau fogging dengan jarak 1 minggu

Menguras tempat penampungan air, seperti bak mandi, minimal setiap minggu

Menutup rapat tempat penampungan air

Melakukan daur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti

Mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah

Memasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah

Menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras

Menggunakan kelambu saat tidur

Menanam tumbuhan pengusir nyamuk

Menghentikan kebiasaan menggantung pakaian

Menghindari wilayah daerah yang rentan terjadi infeksi

menggunakan krim anti-nyamuk yang mengandung N-diethylmetatoluamide (DEET), tetapi jangan gunakan DEET pada anak di bawah 2 tahun.

Untuk itu agar semua masyarakat waspada demam berdarah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Bergi kesurabaya naik Kereta

Tidak lupa oleh olehnya

Mari kita semua berusaha

Agar kesehatan selalu terjaga