102.500 Liter Air Sudah Disalurkan, 90 KK di Antirogo Jember Masih Hadapi Kekeringan
- 19 September 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
102.500 Liter Air Sudah Disalurkan, 90 KK di Antirogo Jember Masih Hadapi Kekeringan
JEMBER, 19 SEPTEMBER 2026 – Krisis air bersih akibat musim kemarau masih dirasakan warga Lingkungan Pelinggian, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Jember. Sebanyak 90 kepala keluarga (KK) di RT 02/RW 08 dan RT 02/RW 07 masih membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena penanganan kekeringan di wilayah Jember terus dilakukan secara berkala. Hingga Jumat, 18 September 2026, bantuan air bersih yang telah didistribusikan tercatat mencapai 102.500 liter.
Distribusi terbaru merupakan bantuan air bersih ke-22 di lokasi terdampak. Sebanyak 5.000 liter air bersih kembali disalurkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dengan pendampingan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember.
Dari laporan lapangan, warga yang terdampak tersebar di dua wilayah. Sebanyak 50 KK berada di RT 02/RW 08, sedangkan 40 KK lainnya berada di RT 02/RW 07. Dengan demikian, total terdapat sekitar 90 KK yang membutuhkan dukungan pemenuhan air bersih.
Personel BPBD bergerak menuju lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah berkoordinasi dengan pihak setempat, PMI melakukan pendistribusian air bersih sebanyak 5.000 liter. Air kemudian ditampung pada empat unit tandon yang tersedia di lokasi.
Empat tandon tersebut terdiri dari dua unit milik BPBD dan dua unit milik PMI, masing-masing berkapasitas sekitar 1.200 liter.
TRC BPBD Jember, Iqbal Fathoni mengatakan, distribusi air perlu dilakukan secara berkala karena kebutuhan masyarakat masih berlangsung selama dampak kemarau belum berakhir.
“Distribusi air bersih perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, terutama selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” ujar Iqbal.
Kegiatan distribusi air bersih ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Kelurahan Antirogo melalui surat Nomor 600.1.16/151/35.09.03.2007/2026 tentang permohonan bantuan air bersih. Sebelumnya, TRC BPBD juga telah melakukan asesmen pada 5 Agustus 2026.
Hasil asesmen tersebut menunjukkan bahwa musim kemarau berdampak pada ketersediaan air warga hingga menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Atas kondisi tersebut, direkomendasikan adanya distribusi air bersih sebagai langkah penanganan.
Dengan distribusi terbaru ini, total bantuan air bersih yang telah tersalurkan hingga 18 September 2026 mencapai 102.500 liter. Namun, tingginya volume bantuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah masih memerlukan penanganan berkelanjutan.
BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali, dengan kapasitas sekitar 5.000 liter pada setiap distribusi. Pola tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bagi warga selama sumber air belum kembali normal.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember bersama PMI, ketua RW dan masyarakat memastikan proses distribusi berjalan aman dan kondusif. Tidak terdapat kendala berarti selama kegiatan berlangsung.
Penanganan kekeringan di Antirogo pun masih berlanjut. Selama kondisi kemarau dan keterbatasan sumber air masih terjadi, distribusi berkala menjadi salah satu upaya untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. (bob)