142 KK Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Plalangan
- 02 November 2026
- Dibaca 50 Kali
Bagikan Via:
142 KK Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Plalangan
JEMBER, 02 NOVEMBER 2026 – Sebanyak 142 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, membutuhkan bantuan air bersih akibat bencana kekeringan. Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama relawan Relawan Indonesia (RELINDO) menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter pada Senin, 02 November 2026.
Distribusi air bersih ke-23 ini menyasar warga di RT 01/RW 11 dan RT 03/RW 10. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Jember, sebanyak 110 KK di RT 01/RW 11 dan 32 KK di RT 03/RW 10 terdampak kekeringan. Dengan total 142 KK, kebutuhan air bersih di kawasan tersebut menjadi perhatian dalam upaya penanganan dampak musim kemarau.
Kegiatan distribusi dilaksanakan setelah adanya surat permohonan bantuan air bersih dari Kelurahan Bintoro dengan nomor 800/545/02.2005/2026. Penyaluran tersebut juga mengacu pada rekomendasi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD berdasarkan hasil asesmen pada 31 Agustus 2026.
Tim BPBD bergerak menuju lokasi pada pukul 15.00 WIB dan tiba sekitar pukul 15.15 WIB. Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan pengurus RT/RW sebelum bersama relawan RELINDO mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak.
Sebanyak satu truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih disalurkan ke lokasi dengan memanfaatkan tandon-tandon yang tersedia. Selain itu, BPBD Kabupaten Jember telah menyediakan empat unit tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter untuk membantu penampungan air bersih bagi masyarakat.
Narasumber dari TRC BPBD Kabupaten Jember, Dwi Agit Maulana Putra, menjelaskan bahwa distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan upaya untuk membantu warga yang terdampak kekeringan agar tetap mendapatkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Dwi Agit.
Selain penyaluran bantuan, koordinasi dengan perangkat kelurahan dan pengurus RT/RW dilakukan untuk mendukung kelancaran distribusi agar air bersih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Hingga 2 November 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke Lingkungan Plalangan melalui kegiatan distribusi tersebut mencapai 115.000 liter. Angka itu merupakan akumulasi penyaluran hingga distribusi ke-23.
Meski bantuan telah disalurkan, kebutuhan air bersih masyarakat masih memerlukan perhatian berkelanjutan. BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih kembali dilakukan setiap empat hari sekali untuk membantu menjaga ketersediaan pasokan bagi warga terdampak.
Kegiatan yang melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat kelurahan, pengurus RT/RW, dan masyarakat tersebut berlangsung aman, tertib, serta tanpa kendala berarti. Penyaluran bantuan selesai pada pukul 16.45 WIB.
Melalui distribusi secara berkala, diharapkan beban masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih dapat berkurang. BPBD Kabupaten Jember juga terus berupaya berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung penanganan dampak kekeringan, khususnya di wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih selama musim kemarau. (bob)