logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

150 KK di Subo Jember Kesulitan Air Bersih, BPBD Siapkan Lima Tandon

  • 25 September 2026
  • Dibaca 123 Kali
Bagikan Via:
150-kk-di-subo-jember-kesulitan-air-bersih-bpbd-siapkan-lima-tandon-20260925

150 KK di Subo Jember Kesulitan Air Bersih, BPBD Siapkan Lima Tandon

JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 – Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) di empat dusun di Desa Subo, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan. Kondisi tersebut terjadi setelah sumur warga mengering selama musim kemarau.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan asesmen terhadap permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Subo, Kamis, 24 September 2026.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat,S.T.,M.Si.,mengatakan empat wilayah yang terdampak meliputi Dusun Kaliwining RT 02 RW 06 sebanyak 60 KK, Dusun Karangduren RT 02 RW 09 sebanyak 30 KK, Dusun Sanggar RT 02 RW 01 sebanyak 30 KK, serta Dusun Karang Sadang RT 04 RW 04 sebanyak 30 KK.

“Total ada 150 KK yang terdampak. Sumur-sumur warga sudah mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih,” kata Zughrinada.

Menurut dia, untuk mendapatkan air bersih, sebagian warga harus mengambil air dari sumber mata air yang berada di dekat sungai dengan jarak sekitar 800 meter dari permukiman. Sebagian warga lainnya terpaksa membeli air galon.

Kondisi semakin menyulitkan karena di wilayah terdampak belum tersedia jaringan pipanisasi untuk memasok air bersih ke permukiman warga.

Asesmen dilakukan setelah BPBD menerima surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Subo dengan Nomor 005/528/35.09.24/2026. Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan tiba pukul 14.30 WIB.

Di lokasi, petugas berkoordinasi dengan kepala desa, kepala dusun, RT/RW, serta warga. Petugas juga melakukan pengecekan kondisi sumur warga, asesmen dampak kekeringan, edukasi mengenai mitigasi bencana kekeringan, dan dokumentasi. Kegiatan selesai sekitar pukul 16.30 WIB.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa Subo akan menyiapkan lima pangkon tandon sebagai tempat penampungan air. Dua tandon akan ditempatkan di Dusun Kaliwining, sedangkan masing-masing satu tandon ditempatkan di Dusun Karangduren, Dusun Sanggar, dan Dusun Karang Sadang.

“BPBD merekomendasikan lima tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter serta distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali,” ujar Zughrinada.

Distribusi bantuan air bersih akan dilakukan setelah pangkon tandon siap disediakan oleh pemerintah desa. Selama proses asesmen, tidak ditemukan kendala berarti. (tgh)

Galeri Foto