17 Jam Taklukkan Alpen, Pelari Jember Ahmad Nizar Kibarkan Merah Putih di CCC UTMB
- 16 September 2026
- Dibaca 194 Kali
Bagikan Via:
17 Jam Taklukkan Alpen, Pelari Jember Ahmad Nizar Kibarkan Merah Putih di CCC UTMB
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 – Pelari asal Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Ahmad Nizar, berhasil menuntaskan CCC UTMB (Courmayeur–Champex–Chamonix Ultra-Trail du Mont-Blanc) dengan jarak sekitar 101 kilometer yang melintasi Italia, Swiss, dan Prancis. Nizar menyelesaikan perlombaan ultra trail tersebut dalam waktu 17 jam 36 menit.
Capaian itu disampaikan Nizar saat diwawancarai Bidang Pembinaan dan Pengembangan Olahraga (PPO) Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Selasa 15 September 2026.
Nizar menceritakan, perlombaan di kawasan Pegunungan Alpen tersebut menjadi tantangan berat karena peserta harus menghadapi medan pegunungan serta perubahan cuaca sepanjang perjalanan.
Bahkan, kondisi cuaca ekstrem membuat panitia melakukan perubahan rute. Perubahan tersebut membuat jarak yang harus ditempuh Nizar menjadi sekitar 101 kilometer.
“Karena cuaca ekstrem, harusnya tinggal nanjak, kemudian rutenya diubah. Akhirnya menjadi 101 kilometer,” kata Nizar.
Dengan catatan waktu 17 jam 36 menit, Nizar juga menyebut dirinya menjadi pelari Indonesia tercepat kedua pada kategori CCC dalam perlombaan tersebut.
Bagi Nizar, mencapai garis finis bukan semata persoalan kecepatan. Perlombaan ultra trail menuntut daya tahan fisik dan mental, pengaturan strategi, serta kemampuan beradaptasi dengan medan dan kondisi cuaca yang berubah.
Keberhasilannya menuntaskan perlombaan tersebut sekaligus membawa nama Kabupaten Jember dan Indonesia ke panggung olahraga internasional.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas perjuangan Nizar.
“Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan Ahmad Nizar yang membawa nama Jember dan Indonesia di ajang internasional. Menuntaskan perlombaan sejauh 101 kilometer di Pegunungan Alpen tentu bukan capaian yang mudah,” ujar Regar.
Menurut Regar, prestasi tersebut menunjukkan bahwa atlet dan pegiat olahraga asal Jember memiliki potensi untuk tampil dan bersaing pada level internasional.
“Yang patut kita apresiasi bukan hanya ketika dia mencapai garis finis, tetapi juga proses, disiplin, konsistensi, serta keberaniannya membawa nama Jember sampai ke panggung dunia. Kami berharap semangat Ahmad Nizar menginspirasi anak-anak muda Jember untuk berani bermimpi dan serius mengembangkan potensi olahraganya,” lanjutnya.
Disporabudpar Jember berharap capaian tersebut turut mendorong tumbuhnya ekosistem olahraga di Kabupaten Jember, termasuk cabang olahraga lari dan olahraga berbasis daya tahan yang dalam beberapa tahun terakhir semakin diminati masyarakat.
Dari Mayang menuju Pegunungan Alpen, perjalanan Ahmad Nizar menjadi bukti bahwa atlet daerah memiliki kesempatan untuk menembus kompetisi internasional melalui latihan, konsistensi, dan keberanian menghadapi tantangan.
Pemkab Jember berharap semakin banyak atlet dan generasi muda Jember yang mampu mengikuti jejak serupa serta membawa nama daerah dalam berbagai kompetisi nasional maupun internasional. (ram)