logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

306 Siswa Sekolah Rakyat Jember Dibekali Edukasi Seksual, Kekerasan dan Bullying

  • 16 Agustus 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
306-siswa-sekolah-rakyat-jember-dibekali-edukasi-seksual-kekerasan-dan-bullying-20260816

306 Siswa Sekolah Rakyat Jember Dibekali Edukasi Seksual, Kekerasan dan Bullying

JEMBER, 15 AGUSTUS 2026 — Sebanyak 306 siswa dan siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jember mendapatkan sosialisasi dan edukasi terkait perlindungan diri, kekerasan seksual, bullying, serta pergaulan sehat. Kegiatan yang digelar Dinsos PPPA Jember tersebut berlangsung pada Sabtu (15/8/2026).

Sosialisasi dilaksanakan di tiga titik sesuai jenjang pendidikan. Siswa dan siswi tingkat SD mengikuti kegiatan di tribun, jenjang SMP berada di aula terbuka, sedangkan siswa dan siswi SMA mengikuti materi di masjid.

Kabid Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Sugeng Riyadi, S.E., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman, meningkatkan kesadaran, sekaligus membangun kemampuan perlindungan diri bagi para siswa yang memiliki beragam latar belakang.

Menurutnya, memasuki masa remaja, anak-anak cenderung lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan di sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi.

“Kalau tidak ada benteng yang kuat, anak-anak bisa terjerumus dalam pergaulan yang kurang baik,” ujar Sugeng.

Dalam sosialisasi tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai pencegahan kekerasan dan bullying. Mereka juga diberikan pemahaman mengenai kekerasan seksual, termasuk langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang membahayakan.

Salah satu materi yang dikenalkan adalah metode TOTELALA, yakni Tolak, Teriak, Lari, dan Lapor. Metode tersebut diharapkan dapat menjadi bekal sederhana bagi anak untuk melindungi diri dan segera mencari pertolongan ketika menghadapi ancaman kekerasan seksual.

Sementara bagi siswa tingkat SD, edukasi dikemas lebih menarik melalui pemutaran film pendek berjudul “Kotak Mimpi”, yang merupakan salah satu film pemenang terbaik dalam ajang short movie edukasi Festival Anak Jember (FesAJ) yang digelar Dinsos PPPA beberapa waktu lalu dalam rangka Hari Anak Nasional. Setelah menyaksikan film tersebut, anak-anak diajak menuliskan cita-cita dan mimpi mereka.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jember, Kartika Sari Dewi, S.Pd., M.Tesol, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi perlindungan anak menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan sekolah ramah anak yang minim kekerasan, sekaligus membangun kesadaran siswa agar mampu menjaga diri dan saling menghormati.

Melalui kegiatan ini, Dinsos PPPA Jember mendorong agar edukasi perlindungan anak tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter dan budaya aman di lingkungan sekolah. (wln)

Galeri Foto