logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Ada Kambing dan Lele dalam Monev di Tiga Desa se-Bangsalsari

  • 28 April 2026
  • Dibaca 365 Kali
Bagikan Via:
ada-kambing-dan-lele-dalam-monev-di-tiga-desa-se-bangsalsari-20260428

Ada Kambing dan Lele dalam Monev di Tiga Desa se-Bangsalsari

JEMBER, 27 APRIL 2026 - Pemerintah Kecamatan Bangsalsari melaksanakan kegiatan pendampingan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahun Anggaran 2026 di tiga desa wilayah Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, pada Senin, 27 April 2026. Tiga desa yang menjadi lokasi monitoring yakni Desa Bangsalsari, Desa Petung, dan Desa Tisnogambar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setiyono, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) sebagai bentuk pengawasan sekaligus pendampingan terhadap penggunaan bantuan keuangan desa agar berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0824/15 Bangsalsari Kapten Arm Ardi Kusuma, Kapolsek Bangsalsari AKP Sugiono, Kanit Intelkam Polsek Bangsalsari Aiptu Fery, Kasi Pemerintahan dan Trantibum Kecamatan Bangsalsari Abdul Kholik, Kasi PMKS Kecamatan Bangsalsari Novi Arifiani, serta Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP bina desa, staf Seksi Pemerintahan dan Trantibum Kecamatan Bangsalsari, hingga perangkat desa dan pendamping desa dari ketiga desa yang dimonitoring.

Sementara dari unsur pemerintahan desa hadir Kepala Desa Bangsalsari Nur Kholis, Kepala Desa Petung Muhammad Ridwan, dan Kepala Desa Tisnogambar Muhari bersama sekretaris desa serta perangkat desa masing-masing.

Monitoring dan evaluasi atau yang biasa disebut Monev merupakan kegiatan pengawasan dan penilaian yang dilakukan untuk memastikan suatu program berjalan sesuai rencana, tepat administrasi, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Dalam pemerintahan desa, Monev menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan keuangan desa digunakan secara transparan, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim monitoring tidak hanya melakukan pemeriksaan administrasi dan kelengkapan dokumen penggunaan bantuan keuangan desa, tetapi juga melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna melihat perkembangan program-program yang telah dijalankan oleh pemerintah desa.

Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setiyono mengatakan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh program desa berjalan dengan baik, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan di lapangan.

“Hari ini kita monev di tiga desa yaitu Bangsalsari, Petung dan Tisnogambar. Selain mengecek kelengkapan data-data kami juga melihat langsung kinerja di lapangan. Kami tadi juga melihat langsung progres BUMDes, ada peternakan kambing dan budidaya ikan lele,” ujar Bambang.

Menurutnya, keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus terus didorong agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Karena itu, dalam monitoring tersebut pihak kecamatan juga memastikan program usaha desa yang dijalankan benar-benar berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi warga.

Selain itu, monitoring lapangan juga menjadi sarana evaluasi terhadap hambatan-hambatan yang dihadapi pemerintah desa dalam menjalankan program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya pendampingan dari kecamatan dan Forkopimcam, diharapkan berbagai kendala yang muncul dapat segera dicarikan solusi bersama.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan transparan. Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan serta menjaga pelaksanaan program pembangunan desa tetap berjalan kondusif.

Pemerintah Kecamatan Bangsalsari berharap melalui kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala, penggunaan bantuan keuangan desa di seluruh wilayah Kecamatan Bangsalsari dapat semakin optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain meningkatkan kualitas administrasi desa, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya inovasi desa melalui pengembangan potensi lokal seperti peternakan dan budidaya perikanan yang tengah dikembangkan di sejumlah desa. (yun)

Galeri Foto