Angin Kencang Picu Kebakaran Lahan 3.000 Meter Persegi di Slawu Jember
- 12 Oktober 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Angin Kencang Picu Kebakaran Lahan 3.000 Meter Persegi di Slawu Jember
JEMBER, 12 OKTOBER 2026 - Kebakaran lahan terjadi di Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah daun dan potongan bambu kering itu cepat menjalar akibat tiupan angin. Lahan seluas sekitar 3.000 meter persegi terdampak dalam kejadian tersebut.
Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Umum, Oni Setiawan, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 10.30 WIB. Kepulan asap pertama kali terlihat oleh Irsyadul Anam Hasani, 27, pegawai ASA Dreamland, dari lahan di belakang kawasan perumahan tersebut.
Irsyadul kemudian mengabarkan kejadian itu kepada rekannya, Surahman alias Sofi, 66, yang berada di sekitar lokasi. Informasi tersebut diteruskan kepada pimpinan kantor pemasaran sebelum dilaporkan kepada pihak berwenang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan yang terbakar diduga milik Haryono, warga Lingkungan Sumberlangon, Kelurahan Slawu. Titik awal kebakaran disebut berada di lahan beralamat di Lingkungan Semenggu, RT 001/RW 004, Kelurahan Bintoro, yang diketahui disewakan kepada orang lain.
โDugaan sementara, kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah berupa daun dan potongan bambu kering untuk membersihkan lahan,โ kata Oni, Senin 12 Oktober 2026.
Dia menjelaskan, tiupan angin membuat api cepat merambat ke bagian lahan lainnya. Kobaran api meluas sebelum petugas pemadam kebakaran tiba dan melakukan penanganan.
Petugas damkar tiba sekitar 30 menit setelah kejadian. Setelah melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar berhati-hati saat membersihkan lahan dengan cara membakar sampah kering. Terlebih saat angin bertiup kencang, api dapat dengan mudah merambat dan memicu kebakaran lebih luas. (Yud)