Antrean BBM di Jember Kembali Normal Pasca-panic Buying, Situasi Sudah Kondusif
- 10 Maret 2026
- Dibaca 462 Kali
Bagikan Via:
Antrean BBM di Jember Kembali Normal Pasca-panic Buying, Situasi Sudah Kondusif
JEMBER, 10 MARET 2026 - Masyarakat Jember sempat dihadapkan pada fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dipicu oleh beredarnya isu mengenai kemungkinan kelangkaan BBM yang membuat sebagian warga membeli bahan bakar dalam jumlah berlebihan.
Namun demikian, berdasarkan berbagai sumber resmi, kondisi kini telah kembali kondusif. Stok BBM dipastikan aman dan proses distribusi berjalan normal sebagaimana mestinya. Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga terus melakukan pemantauan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang akrab disapa Gus Bupati, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Hal itu disampaikannya melalui siaran langsung di platform TikTok beberapa waktu lalu.
“Saya memastikan bahwa stok BBM di Jember aman dan distribusinya berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan tetap tersedia sesuai kebutuhan,” ujar Gus Bupati, dikutip Selasa, 10 Maret 2026.
Ia juga mengingatkan bahwa informasi yang tidak jelas sumbernya sering kali memicu kepanikan di tengah masyarakat. Karena itu, warga diminta lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang berasal dari media sosial atau pesan berantai yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada isu yang belum tentu benar. Pastikan informasi berasal dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kepanikan yang sebenarnya tidak perlu,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPC Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana. Ia menegaskan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Besuki berada dalam kondisi aman dan distribusi dari pihak pemasok berjalan lancar.
“Pasokan BBM di wilayah Besuki dalam kondisi aman. Distribusi dari pemasok juga berjalan normal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaannya,” kata Ikbal.
Menurutnya, Hiswana Migas terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.
Ikbal juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pembelian dalam jumlah besar tanpa kebutuhan yang jelas justru berpotensi menimbulkan antrean panjang di SPBU dan mengganggu pelayanan bagi masyarakat lainnya.
“Jika masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan, distribusi akan tetap lancar dan antrean di SPBU bisa dihindari. Karena itu kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum tentu benar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sistem distribusi BBM telah diatur sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan kondisi yang kini kembali stabil, aktivitas masyarakat diharapkan dapat berjalan normal tanpa kekhawatiran terkait ketersediaan BBM.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga akan terus melakukan pengawasan serta memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna mencegah terjadinya kepanikan serupa di masa mendatang.
Melalui kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, stabilitas distribusi BBM diharapkan tetap terjaga sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara aman, lancar, dan berkelanjutan. (zee)