logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

Antrean Bbm Dipantau, Warga Wuluhan Diimbau Tak Panic Buying

  • 10 September 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
antrean-bbm-dipantau-warga-wuluhan-diimbau-tak-panic-buying-20260910

Antrean Bbm Dipantau, Warga Wuluhan Diimbau Tak Panic Buying

JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Wuluhan memantau antrean dan kondisi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, Rabu, 9 September 2026. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Kabupaten Jember kepada camat dan kepala perangkat daerah untuk memastikan kondisi ketersediaan BBM di wilayah masing-masing serta mengantisipasi pembelian berlebihan oleh masyarakat.

Pemantauan dilakukan Camat Wuluhan Hanifah, S.Pt., M.Si., bersama Kepala Seksi PKKU dan sejumlah staf Kecamatan Wuluhan sekitar pukul 08.00 WIB. Tim berkoordinasi dengan kepala SPBU Dukuhdempok untuk mengetahui kondisi antrean serta ketersediaan BBM di lokasi.

Arahan Pemerintah Kabupaten Jember juga disertai imbauan agar masyarakat tidak melakukan panic buying. Pembelian BBM dalam jumlah berlebihan dikhawatirkan dapat memicu penimbunan dan memengaruhi kelancaran distribusi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam pemantauan tersebut, Hanifah menyampaikan imbauan kepada warga yang sedang mengantre agar membeli BBM sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena kekhawatiran terhadap kondisi ketersediaan BBM.

“Gunakan BBM seperlunya dan jangan panic buying,” ujar Hanifah kepada masyarakat yang berada di SPBU Dukuhdempok.

Selain menyampaikan imbauan, Hanifah bersama tim Kecamatan Wuluhan membagikan air mineral dan kue kepada warga yang sedang mengantre. Pemberian tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang menunggu giliran mendapatkan layanan pengisian BBM.

Hanifah berharap bantuan sederhana tersebut dapat membantu warga selama berada dalam antrean. Pada saat yang sama, masyarakat diberikan informasi agar tetap tenang dan memenuhi kebutuhan BBM secara wajar.

Koordinasi dengan pengelola SPBU menjadi bagian penting dalam pemantauan tersebut. Informasi mengenai kondisi ketersediaan BBM diperoleh langsung dari pihak SPBU sehingga dapat menjadi bahan bagi pemerintah kecamatan dalam memantau perkembangan di lapangan.

Pemerintah Kecamatan Wuluhan selanjutnya akan terus berkoordinasi dengan pihak SPBU dan instansi terkait apabila terjadi perubahan kondisi antrean maupun ketersediaan BBM. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan di lapangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Masyarakat juga diharapkan turut menjaga kondisi tetap kondusif dengan membeli BBM sesuai kebutuhan sehari-hari. Pemerintah mengingatkan agar warga tidak melakukan pembelian berlebihan maupun penimbunan yang dapat mengurangi kesempatan masyarakat lain memperoleh BBM.

Pemantauan di SPBU Dukuhdempok menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus memastikan informasi mengenai kondisi di lapangan dapat disampaikan kepada masyarakat secara tepat. Dengan demikian, warga diharapkan tetap memenuhi kebutuhan BBM secara normal tanpa terpengaruh kepanikan. (riz)

 

Galeri Foto