Apresiasi Pengabdian di Bidang Keagamaan, 64 Guru Ngaji di Kelurahan Bintoro Terima Honorarium
- 14 Maret 2026
- Dibaca 245 Kali
Bagikan Via:
Apresiasi Pengabdian di Bidang Keagamaan, 64 Guru Ngaji di Kelurahan Bintoro Terima Honorarium
JEMBER, 14 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus menggulirkan program penguatan kesejahteraan bagi para pendidik keagamaan. Kali ini, sebanyak 64 guru ngaji di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, menjadi sasaran penerima honorarium sebesar Rp1.500.000 dari Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Berbeda dengan wilayah lainnya, penyaluran di Kelurahan Bintoro kali ini difokuskan sepenuhnya bagi guru ngaji muslim, mengingat demografi wilayah setempat yang seluruhnya merupakan pemeluk agama Islam.
Salah satu penerima manfaat, Ustaz Izainul Faqih, mengungkapkan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua bagi dirinya menerima honorarium tersebut. Ia mengapresiasi adanya perbaikan sistem penyaluran yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Pihak pemerintah telah memberikan terobosan baru tentang sistem penerimaan yang jauh lebih baik dan tertib dari sebelumnya. Kami merasa lebih dihormati karena prosesnya yang memudahkan dan tidak perlu antre panjang di bank," ujar Izainul.
Bagi Izainul, insentif ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk pengakuan nyata atas peran guru ngaji dalam membina akhlak generasi muda di Kelurahan Bintoro.
Staf Pemerintahan Kelurahan Bintoro, Hartono S., menjelaskan bahwa dari total 64 guru ngaji yang terdata, sebanyak 60 orang telah berhasil mencairkan honorariumnya hari ini.
"Sisanya empat orang masih terkendala administrasi ringan seperti pembuatan rekening bank, namun insya Allah hari Senin sudah bisa diselesaikan. Masyarakat di sini sangat mengapresiasi karena nilai honorarium di era Gus Bupati ini cukup besar dan sangat membantu, misalnya untuk kebutuhan membayar listrik hingga operasional mengajar," jelas Hartono, Sabtu 14 Maret 2026.
Lebih lanjut, Hartono menyampaikan harapan masyarakat agar ke depannya ada kebijakan yang lebih fleksibel terkait kriteria jumlah santri. Ia berharap guru ngaji dengan jumlah murid yang lebih sedikit pun tetap bisa mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah.
"Terima kasih banyak kepada Gus Bupati Fawait. Harapan kami untuk tahun depan, barangkali ada kebijakan bagi guru ngaji yang santrinya di bawah sepuluh orang agar tetap bisa mendapatkan perhatian, meskipun nominalnya mungkin disesuaikan," tambahnya.
Program pemberian honorarium sebesar Rp1,5 juta ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para guru ngaji di Bintoro untuk terus memajukan pendidikan agama. Kehadiran pemerintah melalui dukungan dana segar di tengah bulan Ramadhan ini menjadi bukti bahwa kesejahteraan pengajar agama merupakan prioritas pembangunan di Kabupaten Jember.
Langkah ini sejalan dengan penyaluran di berbagai titik lain di Kecamatan Patrang, yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap elemen masyarakat yang berkontribusi dalam pembangunan karakter bangsa mendapatkan hak dan apresiasi yang layak.