logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Atap Rumah Lansia di Antirogo Ambruk Diterjang Hujan Ekstrem, BPBD Jember Salurkan Bantuan Darurat

  • 24 Juni 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
atap-rumah-lansia-di-antirogo-ambruk-diterjang-hujan-ekstrem-bpbd-jember-salurkan-bantuan-darurat-20260624

Atap Rumah Lansia di Antirogo Ambruk Diterjang Hujan Ekstrem, BPBD Jember Salurkan Bantuan Darurat

JEMBER, 24 JUNI 2026 - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember beberapa hari terakhir kembali menyisakan dampak bagi warga. Sebuah rumah milik warga lanjut usia di Lingkungan Jambuan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, mengalami kerusakan setelah bagian atap bangunan ambruk akibat tidak mampu menahan beban saat cuaca ekstrem.

Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Wida (75), yang berlokasi di Jalan Koptu Berlian RT 01/RW 12, Kelurahan Antirogo. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian itu meninggalkan kerusakan pada bagian rumah serta sejumlah barang milik korban yang tertimpa material bangunan dan terkena air hujan.

Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, rumah tersebut mengalami kategori rusak ringan pada bagian atap.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember bergerak melakukan penanganan dan pendistribusian bantuan logistik pada Selasa, 23 Juni 2026 pukul 17.30 WIB. Penanganan dilakukan setelah petugas menerima laporan dan melakukan koordinasi dengan perangkat wilayah setempat.

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Yudha Aditya, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat hujan deras disertai kondisi cuaca ekstrem melanda kawasan Antirogo pada Sabtu,19 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

“Sekitar pukul 16.30 WIB, bagian atap rumah korban roboh. Dugaan sementara, kondisi bangunan tidak lagi mampu menahan tekanan akibat intensitas hujan yang cukup tinggi. Material yang ambruk juga mengenai sejumlah barang di dalam rumah,” ujar Yudha.

Sebagai langkah penanganan cepat, BPBD Jember menyalurkan bantuan logistik berupa satu paket sembako, paket kebersihan, terpal, makanan siap saji, lauk pauk, selimut, paket alat makan, paket lansia, family kit, tambahan gizi, serta paket sandang.

Selain pendistribusian bantuan, petugas juga melakukan dokumentasi serta pendataan kerugian melalui tim Jitupasna untuk mendukung proses tindak lanjut pascabencana.

Yudha menambahkan, kondisi saat ini telah dinyatakan aman dan terkendali. Korban sementara tetap menempati bagian depan rumah yang masih dinilai aman untuk dihuni.

BPBD Jember juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada bangunan yang telah berusia tua atau mengalami penurunan kualitas konstruksi.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Kami mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan kondisi bangunan yang berpotensi membahayakan saat hujan deras maupun angin kencang,” kata Yudha.

Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat meliputi BPBD Kabupaten Jember, perangkat Kelurahan Antirogo, dan warga setempat. (tgh)

Galeri Foto