logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Atasi Krisis Air Baratan Timur, TRC-PB BPBD-PUPR Jember Distribusikan 10.000 Liter Air

  • 11 Oktober 2026
  • Dibaca 96 Kali
Bagikan Via:
atasi-krisis-air-baratan-timur-trc-pb-bpbd-pupr-jember-distribusikan-10000-liter-air-20261011

Atasi Krisis Air Baratan Timur, TRC-PB BPBD-PUPR Jember Distribusikan 10.000 Liter Air

JEMBER, 11 OKTOBER 2026 - Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Minggu, 11 Oktober 2026.

Penyaluran air tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Kegiatan ini sekaligus menjadi distribusi air bersih ke-23 dalam penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Jember.

Tim TRC-PB BPBD tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Baratan, RT/RW, dan warga untuk memastikan distribusi air dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“TRC-PB BPBD bersama PUPR melaksanakan distribusi air bersih sebanyak 10.000 liter yang ditempatkan pada tandon BPBD di lokasi,” kata Septa Tri Satya Budi, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember.

Selain mendistribusikan air, petugas juga melakukan pemantauan kondisi warga dan memberikan edukasi terkait situasi kekeringan serta pemanfaatan air secara bijak.

Sebanyak tujuh tandon BPBD berkapasitas masing-masing 1.200 liter telah tersedia di lokasi untuk menampung air dan memudahkan warga memperoleh pasokan air bersih.

Berdasarkan pendataan, sekitar 200 kepala keluarga (KK) membutuhkan bantuan air bersih. Mereka tersebar di RT 02 dan RT 03 RW 09 serta RT 02 dan RT 03 RW 11.

Kekeringan di Baratan Timur telah berlangsung sejak Agustus 2026. Sejumlah sumur warga mulai mengering, sedangkan air yang tersisa sebagian dalam kondisi keruh. Sungai yang berjarak sekitar 700 meter dari permukiman juga telah mengering.

Kondisi tersebut membuat warga harus membeli air atau mengambil air dari wilayah Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer.

Septa mengatakan, setelah distribusi dilakukan, kondisi di lokasi aman dan terkendali. BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih sebanyak 10.000 liter dilakukan setiap dua hari sekali selama kebutuhan warga masih berlangsung.

“Distribusi akan terus dikoordinasikan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi kekeringan di lapangan,” ujar Septa.

Kegiatan TRC-PB BPBD bersama PUPR, perangkat Kelurahan Baratan, RT/RW, dan warga berlangsung aman, lancar, serta kondusif. (tgh)

Galeri Foto