Bangun Kepercayaan Petani, DTPHP Jember Monitoring Empat Kios Pupuk di Tempurejo
- 14 Mei 2026
- Dibaca 112 Kali
Bagikan Via:
Bangun Kepercayaan Petani, DTPHP Jember Monitoring Empat Kios Pupuk di Tempurejo
JEMBER, 14 MEI 2026 — Kepercayaan petani terhadap distribusi pupuk bersubsidi menjadi hal penting yang terus dijaga Pemerintah Kabupaten Jember. Di tingkat lapangan, kepercayaan itu tidak hanya dibangun melalui ketersediaan pupuk, tetapi juga lewat keterbukaan informasi, kejelasan harga, hingga pelayanan yang tertib di tingkat kios.
Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan tim Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember di Kecamatan Tempurejo, awal pekan ini. Kegiatan dipimpin oleh RR. Widhawati, S.P., Pengawas Mutu Hasil Pertanian bersama tim teknis DTPHP.
Empat kios pupuk bersubsidi menjadi lokasi monitoring, yakni UD. Rizki Jaya, Eka Jaya, UD. Sumber Baru, dan Sumber Rejeki. Keempat kios tersebut dinilai memiliki peran penting karena menjadi titik yang langsung berhubungan dengan petani dalam proses penyaluran pupuk bersubsidi.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan administrasi penyaluran pupuk, mencocokkan data dalam sistem e-RDKK dengan kondisi di lapangan, hingga memastikan ketersediaan stok pupuk di masing-masing kios. Selain itu, pemasangan daftar harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) juga menjadi perhatian agar informasi harga dapat diketahui secara terbuka oleh petani.
Pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada pengawasan administratif. DTPHP juga menekankan pentingnya membangun tata kelola distribusi yang tertib dan dapat dipercaya. Sebab, kios bukan hanya tempat penyaluran pupuk, melainkan juga menjadi wajah pelayanan yang langsung dirasakan oleh petani.
Keterbukaan informasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan tersebut. Ketika petani memperoleh informasi yang jelas mengenai harga, stok, dan mekanisme penyaluran, maka proses distribusi dapat berjalan lebih baik dan meminimalkan potensi kesalahpahaman di lapangan.
“Kami ingin memastikan distribusi pupuk berjalan sesuai aturan, transparan, dan tepat sasaran. Kios memiliki peran penting karena menjadi penghubung langsung antara program pemerintah dan petani,” ujar Widhawati.
Melalui monitoring yang dilakukan secara langsung, DTPHP berharap seluruh kios pupuk bersubsidi dapat menjalankan perannya secara tertib dan terbuka. Dengan distribusi yang semakin transparan, petani diharapkan tidak hanya memperoleh pupuk sesuai haknya, tetapi juga merasakan kepastian dan keadilan dalam proses penyalurannya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sektor pertanian dari tingkat paling dekat dengan petani. Dengan sistem distribusi yang semakin baik dan terpercaya, harapan untuk menjaga stabilitas pertanian di daerah dapat terus diwujudkan bersama. (fan)