logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Bantu 40 KK Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Kembali Salurkan Air Bersih

  • 23 Oktober 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
bantu-40-kk-terdampak-kekeringan-bpbd-jember-kembali-salurkan-air-bersih-20261023

Bantu 40 KK Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Kembali Salurkan Air Bersih

JEMBER – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama BPBD Provinsi Jawa Timur dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Kali ini, pendistribusian air bersih ke-31 dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026), pukul 11.00 WIB, di RT 04 RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini terjadi setelah sejumlah sumur milik warga mulai mengalami kekeringan sejak Juli 2026. Sumur warga yang memiliki kedalaman sekitar 8–10 meter tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan air, sementara sumber mata air terdekat berjarak kurang lebih satu kilometer dari permukiman.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember melakukan pendampingan terhadap PDAM dalam pendistribusian sebanyak 5.000 liter air bersih. Bantuan disalurkan ke tandon penampungan berkapasitas 5.000 liter milik warga yang telah disiapkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses air bersih.

Selain melakukan pendistribusian, petugas juga melaksanakan koordinasi dengan pengurus lingkungan dan warga setempat serta memberikan edukasi kebencanaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat kekeringan.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Muhammad Faris Fadhil, menyampaikan bahwa pendistribusian air bersih merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air akibat menurunnya ketersediaan sumber air bersih.

“Pendistribusian air bersih ini merupakan upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Kami juga merekomendasikan agar distribusi dilakukan secara berkala, yakni sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak,” ungkap Fadhil.

Kegiatan pendistribusian ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta menindaklanjuti surat permohonan bantuan distribusi air bersih dari Kelurahan Tegal Gede Nomor 000.2.3.2/126/35.09.03.2005/2026.

BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar bantuan air bersih terus disalurkan sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali dengan memanfaatkan tandon penampungan yang telah tersedia. Koordinasi juga akan diteruskan kepada perangkat daerah terkait guna mendukung penanganan lebih lanjut terhadap dampak kekeringan di wilayah tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti. Melalui upaya penanganan secara berkelanjutan dan koordinasi lintas sektor, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Jember dapat terus terpenuhi.(bob)

Galeri Foto