Batik Bedadung Balung Tembus Pasar Kalimantan, Angkat Potensi Budaya Lokal Jember
- 12 Mei 2026
- Dibaca 92 Kali
Bagikan Via:
Batik Bedadung Balung Tembus Pasar Kalimantan, Angkat Potensi Budaya Lokal Jember
JEMBER, 12 MEI 2026 - Produk Batik Bedadung karya pengrajin lokal Kecamatan Balung terus menunjukkan perkembangan positif dan mulai menarik perhatian pasar dari berbagai daerah, termasuk luar Pulau Jawa. Motif khas yang terinspirasi dari aliran Sungai Bedadung dinilai memiliki karakter unik dan berbeda dibandingkan motif batik lain di Kabupaten Jember.
Batik Bedadung diproduksi melalui proses manual yang dikerjakan secara teliti, mulai dari pencantingan, perendaman, pewarnaan berulang, hingga proses penguncian warna. Corak bergelombang menyerupai aliran air serta perpaduan warna alami menjadi daya tarik utama yang membuat batik khas Balung semakin diminati masyarakat.
Tidak hanya diminati pembeli lokal, sejumlah pelanggan dari Kalimantan juga rutin memesan Batik Bedadung untuk kebutuhan busana formal, kegiatan resmi, hingga seragam komunitas. Kondisi tersebut menjadi peluang positif bagi pengembangan UMKM batik di wilayah Balung.
Pemilik usaha Batik Bedadung, Kukuh, mengatakan bahwa permintaan terhadap produk batik buatannya mengalami peningkatan cukup signifikan dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, batik tersebut tidak sekadar menjadi produk kerajinan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan identitas budaya lokal Jember.
“Batik Bedadung ini bukan sekadar produk, tetapi wujud kecintaan kami terhadap budaya Jember. Setiap goresan lilin dibuat dengan penuh ketelitian dan hati. Kami bersyukur batik dari Balung kini mulai dikenal hingga Kalimantan,” ujar Kukuh.
Ia menambahkan, proses produksi dilakukan secara mandiri dengan melibatkan sejumlah pengrajin setempat. Selain menjaga kualitas produk, kegiatan usaha tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Pemerintah Kecamatan Balung turut memberikan apresiasi atas berkembangnya UMKM batik lokal tersebut. Kasi PMKS Kecamatan Balung, Yeni Herawati, S.Pd., yang aktif memantau perkembangan pelaku UMKM di wilayahnya, menilai Batik Bedadung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu produk unggulan khas Jember.
“Kami melihat Batik Bedadung memiliki daya tarik yang kuat dan berpotensi berkembang lebih luas. Kecamatan siap mendukung para pengrajin agar produk lokal seperti ini semakin dikenal dan mampu bersaing di luar daerah,” ungkap Yeni Herawati.
Dengan meningkatnya permintaan pasar serta dukungan dari berbagai pihak, para pengrajin berharap Batik Bedadung dapat berkembang menjadi salah satu ikon kerajinan khas Kabupaten Jember. Hingga saat ini, inovasi motif terus dilakukan tanpa meninggalkan identitas utama berupa inspirasi aliran Sungai Bedadung yang menjadi ciri khas batik asal Balung tersebut.