Bawa Contoh Tempat Sampah Pilah, Staf Ahli Pemkab Jember Edukasi Warga Kaliwates Kelola Limbah dari Rumah
- 11 Juni 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Bawa Contoh Tempat Sampah Pilah, Staf Ahli Pemkab Jember Edukasi Warga Kaliwates Kelola Limbah dari Rumah
JEMBER, 11 JUNI 2026 – Upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan terus diperkuat di Kelurahan Kaliwates. Kecamatan Kaliwates, Kamis siang 11 Juni 2026, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kabupaten Jember, Harry Agustriono, menghadiri kegiatan Tim Penggerak PKK Kelurahan Kaliwates yang digelar di Pendopo Kelurahan Kaliwates.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Tim Penggerak PKK Kelurahan Kaliwates, perwakilan RT/RW, serta kader Posyandu. Dalam kesempatan itu, Harry Agustriono memberikan edukasi sekaligus motivasi kepada peserta untuk bersama-sama membangun lingkungan hidup yang asri melalui pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Dalam sambutannya, Harry menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya dipandang sebagai sebuah kewajiban dalam menjaga kebersihan lingkungan. Lebih dari itu, pengelolaan sampah membutuhkan kekompakan, kesadaran kolektif, dan kerja yang dilandasi keikhlasan agar mampu memberikan dampak nyata bagi kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat dicapai apabila hanya dilakukan oleh sebagian pihak. Keterlibatan keluarga, kelompok masyarakat, kader lingkungan, hingga pengurus RT dan RW menjadi faktor penting dalam menciptakan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk edukasi langsung kepada peserta, Harry turut memperkenalkan tempat sampah hasil rancangan yang digunakannya secara pribadi. Tempat sampah tersebut dirancang untuk memudahkan proses pemilahan sampah secara mandiri berdasarkan jenisnya. Melalui contoh sederhana tersebut, peserta diajak untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah masing-masing sebelum sampah dibuang atau diolah lebih lanjut.
Praktik pemilahan sampah sejak dari sumber dinilai mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus membuka peluang pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai ekonomis. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik tertentu dapat didaur ulang atau dimanfaatkan menjadi produk bernilai jual.
Harry berharap ide kreatif tersebut dapat ditiru dan dikembangkan oleh masyarakat di lingkungan masing-masing. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, langkah tersebut juga dapat menumbuhkan kesadaran bahwa sampah bukan semata-mata barang buangan, melainkan sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan apabila dikelola dengan tepat.
Dalam kesempatan tersebut, Harry juga mengingatkan bahwa Kelurahan Kaliwates saat ini mengemban amanah dari Pemerintah Kabupaten Jember sebagai kelurahan percontohan pengelolaan sampah. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjadi pelopor dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang tertib dan berkelanjutan.
"Kelurahan Kaliwates telah mendapatkan kepercayaan sebagai percontohan pengelolaan sampah di tingkat kelurahan di Kabupaten Jember. Amanah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kelurahan, tetapi juga seluruh masyarakat. Mari kita mulai dari hal sederhana, yaitu memilah sampah dari rumah masing-masing. Jika dilakukan secara kompak dan ikhlas, saya yakin Kaliwates dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi melalui pengelolaan sampah yang baik," ujar Harry Agustriono.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap semangat pengelolaan sampah yang telah berkembang di Kelurahan Kaliwates dapat terus diperkuat dan menjadi gerakan bersama. Dengan dukungan Tim Penggerak PKK, RT/RW, kader Posyandu, dan seluruh masyarakat, Kelurahan Kaliwates diharapkan mampu mempertahankan perannya sebagai percontohan sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan lingkungan di Kabupaten Jember. (anr)