logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jelbuk

Bentuk Karakter Siswa Baru, Pemerintah Kecamatan Jelbuk Gaungkan Stop Pernikahan Dini di MPLS

  • 15 Juli 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
bentuk-karakter-siswa-baru-pemerintah-kecamatan-jelbuk-gaungkan-stop-pernikahan-dini-di-mpls-20260715

Bentuk Karakter Siswa Baru, Pemerintah Kecamatan Jelbuk Gaungkan Stop Pernikahan Dini di MPLS

JEMBER, 15 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Jelbuk berkomitmen kuat dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda di wilayahnya. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui keterlibatan aktif jajaran kecamatan dalam memberikan pembekalan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Putra Mahfiludduror, Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Rabu 15 Juli 2026.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jelbuk Ishak, perwakilan Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Jelbuk Nurul Apria, serta Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Jelbuk Sukma. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan untuk memberikan wawasan komprehensif mengenai pentingnya pendidikan, perencanaan masa depan, dan penguatan karakter remaja.

Sekcam Jelbuk, Ishak, memotivasi seluruh siswa baru agar menumbuhkan semangat belajar yang tinggi dan berani menentukan arah hidup sejak dini. Menurutnya, masa remaja adalah fase krusial untuk berinvestasi pada pengembangan diri.

"Kalian harus fokus belajar dan mulai merancang masa depan. Tentukan target hidup yang ingin diraih. Sebagai calon pemimpin, kelak kalian akan memikul tanggung jawab besar terhadap diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Persiapkan diri sejak sekarang dengan belajar sungguh-sungguh," ujar Ishak di hadapan para peserta MPLS.

Ishak menambahkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan buah dari kedisiplinan, kerja keras, dan konsistensi dalam meningkatkan kapasitas diri.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan TP PKK Kecamatan Jelbuk, Nurul Apria, menekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup. Ia juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember yang terus memperluas akses pendidikan melalui program strategis, salah satunya Beasiswa Cinta Bergema yang diinisiasi oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait).

Nurul mengajak para siswa, termasuk yang menempuh pendidikan di lingkungan pesantren, untuk memanfaatkan peluang emas ini tanpa perlu cemas dengan kendala biaya.

"Pemerintah daerah telah menyediakan akses melalui beasiswa. Tugas kalian adalah belajar tekun, ukir prestasi, dan jadikan perjuangan orang tua sebagai cambuk motivasi untuk membanggakan keluarga," tegas Nurul.

Di sisi lain, edukasi mengenai tantangan sosial remaja turut menjadi perhatian. PLKB Kecamatan Jelbuk, Sukma, memberikan pemahaman mendalam terkait Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dan pencegahan pernikahan dini. Sukma mengingatkan bahwa membangun rumah tangga memerlukan kesiapan matang yang meliputi aspek fisik, mental, emosional, hingga finansial.

"Usia ideal pernikahan yang dianjurkan untuk laki-laki adalah 25 tahun, dengan pertimbangan kesiapan lahir dan batin sebagai kepala keluarga. Oleh karena itu, jangan terburu-buru memikirkan pertunangan atau pernikahan di usia sekolah. Prioritas Anda saat ini adalah menuntut ilmu dan mengasah keterampilan," imbau Sukma.

Melalui sinergi terintegrasi dalam program MPLS ini, Pemerintah Kecamatan Jelbuk berharap dapat melahirkan generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan berakhlak mulia demi menghadapi tantangan zaman. (ama)

Galeri Foto