Beri Perhatian Khusus, Pemcam Panti Besuk dan Tetapkan Korban Kecelakaan Kerja Asal Bali Jadi Sasaran Homecare
- 28 Oktober 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Beri Perhatian Khusus, Pemcam Panti Besuk dan Tetapkan Korban Kecelakaan Kerja Asal Bali Jadi Sasaran Homecare
JEMBER, 28 OKTOBER 2026 - Bentuk kepedulian dan empati mendalam ditunjukkan oleh Pemerintah Kecamatan Panti terhadap warga masyarakatnya yang tertimpa musibah. Pada Rabu, 28 Oktober 2026, jajaran Pemerintah Kecamatan Panti secara langsung mengunjungi (membesuk) salah seorang warga perantau asal Kecamatan Panti yang menjadi korban musibah kecelakaan kerja saat berjuang mengais rezeki di Pulau Bali.
Kunjungan kemanusiaan ini dilakukan tak lama setelah korban kembali ke kampung halaman dalam kondisi membutuhkan perawatan medis lanjutan yang intensif. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Panti berkolaborasi dengan tenaga kesehatan (nakes) serta jajaran Puskesmas Panti untuk meninjau secara langsung kondisi fisik dan perkembangan pemulihan korban di kediamannya.
Melihat kondisi kesehatan korban yang memerlukan pemantauan ketat serta tindakan medis secara berkala namun memiliki keterbatasan mobilitas untuk berobat ke fasilitas kesehatan, Pemerintah Kecamatan Panti mengambil langkah cepat. Korban secara resmi ditetapkan sebagai sasaran prioritas penerima layanan Homecare—program pelayanan kesehatan jemput bola yang menyasar pasien ke rumah secara langsung oleh tim medis.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa proses pemulihan kesehatan korban dapat terus berjalan optimal tanpa membebani keluarga dari sisi aksesibilitas maupun biaya pengobatan harian.
Hadir memimpin langsung aksi kepedulian tersebut, Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., memberikan dukungan moral, bantuan dasar, serta tanggapan resmi mewakili jajaran pemerintah daerah dan pihak kecamatan.
Dalam tanggapannya di hadapan korban dan pihak keluarga yang diselimuti rasa haru pada Rabu, 28 Oktober 2026, Hendra Kusuma menyampaikan rasa empati dan duka mendalam atas musibah kecelakaan kerja yang dialami oleh warganya tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Panti dan pribadi, kami menyampaikan rasa empati yang sangat mendalam serta keprihatinan yang tulus kepada saudara kita dan seluruh keluarga besar yang tertimpa musibah kecelakaan kerja ini. Kami tahu betapa beratnya perjuangan yang dialami, terlebih musibah ini terjadi di daerah perantauan di Bali saat berjuang demi kesejahteraan keluarga. Musibah ini adalah ujian bagi kita semua, dan pemerintah tidak boleh diam atau mengabaikan warga yang sedang mengalami masa-masa sulit seperti ini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Camat Panti menegaskan bahwa penetapan korban ke dalam program layanan Homecare merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan hak-hak pelayanan kesehatan warga miskin dan rentan tetap terpenuhi secara humanis dan responsif.
"Melihat kondisi fisik korban yang masih membutuhkan perawatan luka medis dan terapi berkala, hari ini tanggal 28 Oktober 2026, kami tetapkan bahwa yang bersangkutan menjadi sasaran utama program Homecare. Artinya, petugas medis yang akan datang langsung berkunjung ke rumah secara rutin untuk memeriksa kondisi kesehatan, memberikan obat-obatan, serta mengobati luka korban. Keluarga tidak perlu bingung atau terbeban memikirkan bagaimana membawa korban ke Puskesmas," tegas Hendra Kusuma.
Tak lupa, dalam kesempatan tersebut Camat Panti juga secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran tenaga kesehatan dan seluruh karyawan Puskesmas Panti yang selalu siap sedia merespons panggilan kemanusiaan di wilayahnya.
"Secara khusus, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada para tenaga kesehatan, dokter, perawat, serta seluruh karyawan Puskesmas Panti. Dedikasi, kesiapan, dan ketulusan para nakes yang selalu sigap turun langsung ke lapangan memberikan layanan Homecare adalah garda terdepan dari Pelayanan Publik yang Humanis di Kecamatan Panti. Sinergi seperti inilah yang membuat masyarakat merasa diayomi dan diperhatikan oleh negara," tutur Hendra Kusuma.
Pihak keluarga korban menyampaikan rasa haru dan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran, doa, serta kepedulian nyata dari Camat Panti beserta tim medis Puskesmas Panti. Kehadiran jajaran pemerintah kecamatan dan bantuan layanan Homecare tersebut menjadi penyemangat dan secercah harapan bagi pemulihan kesehatan korban serta meringankan beban batin keluarga. (jha)