Bimtek Orientasi PPPK Perkuat Kompetensi Aparatur, Dinsos PPPA Dorong Pelayanan Optimal
- 01 Mei 2026
- Dibaca 195 Kali
Bagikan Via:
Bimtek Orientasi PPPK Perkuat Kompetensi Aparatur, Dinsos PPPA Dorong Pelayanan Optimal
JEMBER, 1 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan kerja. Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Jember, Kamis 30 April 2026.
Program tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan, pemahaman, dan keterampilan aparatur guna menunjang pelaksanaan tugas secara optimal.
Bimtek ini menghadirkan narasumber Yeni Dwi Yanti, SE., M.Si., yang menjabat sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinsos PPPA Jember. Dalam pemaparannya, Yeni menyampaikan materi secara komprehensif, mulai dari aspek kebijakan, implementasi regulasi, hingga strategi peningkatan kinerja.
Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif menyimak dan berinteraksi, mencerminkan tingginya minat untuk menyerap pengetahuan baru yang relevan dengan tugas sehari-hari.
Pihak penyelenggara dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pelayanan publik yang kian kompleks. Peningkatan kapasitas aparatur dinilai penting untuk menciptakan kinerja yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini juga disusun berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah terkait manajemen PPPK, serta ketentuan dari Lembaga Administrasi Negara mengenai pengembangan kompetensi. Regulasi tersebut mewajibkan setiap instansi menyelenggarakan orientasi bagi aparatur sebagai bekal pemahaman peran dan tanggung jawab.
Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sri Rahayu Wilujeng, S.E., M.M., menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting dalam memperkuat kapasitas aparatur.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas aparatur. Peningkatan kompetensi harus terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, aparatur dituntut terus berkembang mengikuti perubahan zaman, terutama di era digital yang menuntut kecepatan dan ketepatan layanan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung kondusif dengan dukungan fasilitas yang memadai. Interaksi antara narasumber dan peserta berjalan aktif, menciptakan komunikasi dua arah yang dinilai produktif.
Salah satu peserta, Santi, mengaku kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi pekerjaannya. Ia mengaku mendapatkan wawasan baru yang bisa langsung diterapkan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Bimtek ini diharapkan memberi dampak berkelanjutan, dengan peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari. Dengan begitu, pelayanan publik diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan penyampaian kesan peserta. Penyelenggara menyatakan akan terus melakukan perbaikan guna meningkatkan kualitas kegiatan serupa ke depan. (aiy)