BPBD Jember Kenalkan Mitigasi Bencana kepada Siswa SMP Moch Sroedji Lewat Outing Class
- 15 Oktober 2026
- Dibaca 126 Kali
Bagikan Via:
BPBD Jember Kenalkan Mitigasi Bencana kepada Siswa SMP Moch Sroedji Lewat Outing Class
JEMBER, 15 OKTOBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memberikan edukasi mitigasi bencana kepada siswa SMP Moch Sroedji melalui kegiatan outing class di Kantor BPBD Kabupaten Jember, Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal peralatan sekaligus prosedur dasar penanganan bencana.
Sebanyak 20 siswa dan lima guru pendamping mengikuti kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Para peserta didampingi personel BPBD serta mahasiswa magang dari Universitas Jember (UNEJ) dan Universitas Islam Jember (UIJ).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, S.T., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang bencana secara teori, tetapi juga memahami fungsi peralatan yang digunakan petugas ketika menghadapi kondisi darurat.
"Peserta dikenalkan secara langsung dengan sejumlah peralatan kebencanaan sehingga mereka memahami fungsi, cara penggunaan secara dasar, serta aspek keselamatan yang harus diperhatikan saat menghadapi situasi darurat," ujar Zughrinada.
Dalam kegiatan itu, siswa mengikuti pembelajaran di sejumlah pos. Pada Pos Perahu Karet, mereka mendapatkan pengetahuan mengenai alat pelindung diri (APD), fungsi perahu karet sebagai sarana evakuasi, serta prinsip keselamatan dasar di perairan untuk membantu korban yang terseret banjir.
Di Pos Logistik, siswa diperkenalkan dengan berbagai kebutuhan dasar pengungsi dan tata kelola logistik pada masa tanggap darurat. Sementara di Pos Gudang Peralatan, peserta melihat langsung jenis peralatan kebencanaan sekaligus memahami pentingnya sistem penyimpanan dan penataan agar peralatan selalu siap digunakan.
Materi lainnya diberikan di Pos Chainsaw. Siswa memperoleh pemahaman dasar mengenai penggunaan chainsaw dalam penanganan pohon tumbang, termasuk potensi bahaya dan pentingnya keselamatan kerja, terutama saat terjadi angin kencang.
Pada Pos Karhutla, peserta mendapatkan edukasi mengenai kebakaran hutan dan lahan, mulai dari penyebab, dampak, hingga langkah pencegahan. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap risiko bencana yang berada di lingkungan sekitar.
Zughrinada menegaskan bahwa edukasi mitigasi bencana kepada pelajar merupakan bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat sejak dini. Pengetahuan dasar tersebut diharapkan dapat membuat siswa mampu mengenali risiko, bersikap tenang, serta mengetahui langkah yang tepat ketika terjadi bencana.
Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan surat Kepala SMP Moch Sroedji Nomor 081/C/27.20523926/XI/2026 tentang kegiatan outing class itu berlangsung tanpa kendala. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pengenalan sejumlah pos kebencanaan, penyampaian materi mitigasi bencana, dan penutupan.
Melalui kegiatan tersebut, BPBD Jember mendorong pembelajaran kebencanaan tidak berhenti pada teori di ruang kelas. Pengenalan langsung terhadap peralatan dan prosedur penanganan bencana diharapkan menjadi bekal bagi pelajar untuk membangun budaya sadar dan tangguh bencana sejak usia sekolah. (tgh)