Bunga Desaku di Rambipuji, Bupati Jember Dorong Pelajar Sehat Fisik dan Kejar Cita-Cita Tinggi
- 29 Juli 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku di Rambipuji, Bupati Jember Dorong Pelajar Sehat Fisik dan Kejar Cita-Cita Tinggi
JEMBER, 29 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui program Bunga Desaku. Dalam rangkaian kegiatan di Kecamatan Rambipuji, Rabu 29 Juli 2026, Pemkab Jember tak hanya mendorong motivasi belajar, tetapi juga mengedepankan deteksi dini kesehatan fisik para pelajar di SMP Negeri 2 Rambipuji.
Kegiatan diawali dengan apel siswa yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E, M.Sc. Turut hadir dalam acara ini jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember, Camat Rambipuji, para kepala desa, serta Kepala SMPN 2 Rambipuji. Selain menyapa para pelajar, momentum ini dimanfaatkan untuk memberikan edukasi terpadu mengenai pentingnya sinergi antara pendidikan dan investasi kesehatan sejak dini.
Dalam amanatnya, Bupati Jember membakar semangat para siswa agar berani bermimpi tinggi dan memelihara ketekunan dalam menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa latar belakang daerah bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya.
"Adik-adik harus semangat dalam menuntut ilmu. Dengan ilmu, kita bisa melangkah ke mana saja. Saya dulu kecil juga sekolah di desa, tetapi terus semangat hingga bisa menyelesaikan pendidikan S-3. Jadi, kalian semua harus punya cita-cita yang tinggi," ujar Bupati.
Menyertai pesan motivasi tersebut, aspek kesehatan menjadi sorotan utama. Usai apel, tim medis Puskesmas Rambipuji langsung menggelar pemeriksaan kesehatan gratis (skrining) bagi para siswa. Layanan ini mencakup pemeriksaan mata, telinga, dan kesehatan mulut, serta pengukuran tinggi dan berat badan sebagai langkah pemantauan tumbuh kembang anak.
Sebagai bagian dari intervensi kesehatan promotif dan preventif, petugas juga membagikan tablet tambah darah (TTD) khusus bagi siswi remaja putri. TTD tersebut diminum langsung di tempat dengan pendampingan tenaga medis guna memastikan kepatuhan konsumsi, sebagai upaya konkret mencegah anemia dan memutus risiko stunting sejak dini.
Salah satu siswa, Muhammad Fajar, menyambut positif layanan kesehatan yang dihadirkan langsung di sekolahnya tersebut.
"Tadi ikut pemeriksaan dari puskesmas, ada cek mata, telinga, mulut, sampai ukur tinggi dan berat badan. Senang sekali karena gratis dan sangat bermanfaat," kata Fajar.
Inisiatif pemberian layanan medis di lingkungan sekolah ini mendapatkan respons antusias dari para peserta didik. Selain memperoleh pemahaman mendalam tentang pola hidup bersih dan sehat, mereka merasakan kemudahan akses pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Melalui Bunga Desaku, Pemkab Jember membuktikan komitmennya untuk tidak sekadar mendekatkan pelayanan publik, tetapi juga mengintegrasikan sektor pendidikan dan kesehatan. Kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan tenaga medis ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Jember yang sehat fisik, cerdas, berprestasi, dan siap menyongsong masa depan. (fam)