Bunga Desaku di Rambipuji, Gus Fawait Perkuat Komitmen Program Mlijo Cinta dan Gerobak Cinta
- 29 Juli 2026
- Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku di Rambipuji, Gus Fawait Perkuat Komitmen Program Mlijo Cinta dan Gerobak Cinta
JEMBER, 29 JULI 2026 – Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) kembali digelar Pemerintah Kabupaten Jember. Kali ini, Kecamatan Rambipuji menjadi lokasi pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan yang menghadirkan pelayanan publik sekaligus ruang dialog antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Pada salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pertemuan bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komunitas Mlijo, serta kelompok tani yang berlangsung penuh kehangatan bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember, Rabu 29 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E, M.Sc.atau yang biasa dipanggil Gus Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember memiliki komitmen kuat untuk terus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, UMKM, pedagang mlijo, dan kelompok tani merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu mendapatkan perhatian serius agar mampu berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Kami ingin pemerintah hadir secara nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya mendengarkan aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi melalui berbagai program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga," ujar nya
Ia menjelaskan bahwa salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap pelaku usaha kecil adalah melalui program Gerobak Cinta dan Mlijo Cinta yang telah mulai berjalan di berbagai wilayah. Kedua program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat yang memiliki semangat berusaha namun masih menghadapi keterbatasan sarana dalam menjalankan usahanya.
Menurut Gus Fawait, bantuan berupa gerobak usaha maupun perlengkapan bagi pedagang mlijo bukan sekadar bantuan fisik. "Lebih dari itu, bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, memperluas kesempatan berusaha, sekaligus memperkuat ekonomi keluarga," jelasnya.
Bagi para pelaku UMKM, keberadaan fasilitas usaha memiliki peran yang sangat penting. Tidak sedikit pelaku usaha yang harus memulai bisnis dengan modal terbatas sehingga kesulitan menyediakan gerobak, etalase, maupun perlengkapan penunjang lainnya.
Melalui Program Gerobak Cinta, pemerintah diharapkan mampu meringankan beban tersebut sehingga masyarakat dapat mengalokasikan modal untuk kebutuhan produksi, pengadaan bahan baku, maupun pengembangan usaha.
Sementara itu, Program Mlijo Cinta dinilai menjadi inovasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Pedagang mlijo memiliki peran penting dalam menjaga distribusi kebutuhan pokok hingga ke pelosok desa. Mereka menjadi penghubung antara pasar dan masyarakat dengan menyediakan berbagai kebutuhan rumah tangga setiap hari.
Dengan dukungan sarana yang lebih layak, pedagang mlijo dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus memperluas jangkauan penjualan. Kondisi tersebut pada akhirnya diharapkan berdampak terhadap peningkatan pendapatan keluarga serta menggerakkan roda perekonomian desa. (hna)