logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Bunga Desaku di Sumberjambe, Pemkab Jember Perkuat Dukungan untuk Petani lewat Anggaran Pertanian Rp312 Miliar

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-di-sumberjambe-pemkab-jember-perkuat-dukungan-untuk-petani-lewat-anggaran-pertanian-rp312-miliar-20260701

Bunga Desaku di Sumberjambe, Pemkab Jember Perkuat Dukungan untuk Petani lewat Anggaran Pertanian Rp312 Miliar

JEMBER, 01 JULI 2026 - Kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa) pada Senin, 29 Juni 2026, kembali digelar di Kecamatan Sumberjambe sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung dari warga, khususnya para petani. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember turut mengambil peran penting dengan mengoordinasikan kehadiran kelompok tani dari berbagai desa di Kecamatan Sumberjambe agar dapat mengikuti seluruh rangkaian acara.

Sejak pagi, jajaran DTPHP telah berada di lokasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib. Mulai dari proses registrasi peserta, pendampingan kelompok tani, hingga berakhirnya acara, seluruh personel bekerja sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kepala DTPHP Kabupaten Jember, Djamil, hadir langsung bersama seluruh kepala bidang, yaitu Kosim, Misnari, Luhur, dan Rudi, beserta seluruh jajaran DTPHP. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sektor pertanian melalui pendekatan langsung kepada petani.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Bupati Fawait. Dalam kesempatan itu, ia berdialog dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pemerintah yang telah dan akan dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurut Gus Bupati Fawait, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Bantuan untuk sektor pertanian terus kami dorong agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani. Berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) maupun program lainnya telah membantu meningkatkan produktivitas di lapangan," ujar Gus Bupati Fawait di hadapan para peserta kegiatan.

Ia menjelaskan bahwa pada periode 2025–2026, pemerintah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap sektor pertanian. Melalui sinergi antara Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Kabupaten Jember, telah dialokasikan anggaran sekitar Rp312 miliar untuk mendukung berbagai program pertanian.

Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan strategis, mulai dari Optimalisasi Lahan (Oplah), pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor, hingga program-program lain yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

"Anggaran sebesar Rp312 miliar ini merupakan bukti bahwa sektor pertanian benar-benar menjadi perhatian pemerintah. Kami ingin para petani mendapatkan dukungan yang maksimal sehingga hasil pertanian juga semakin meningkat," ungkap Gus Bupati Fawait.

Program tersebut disambut antusias oleh para petani yang hadir. Mereka berharap berbagai bantuan yang disiapkan pemerintah dapat mempercepat proses pengolahan lahan, mengurangi biaya produksi, serta meningkatkan hasil panen. Kehadiran pemerintah secara langsung melalui kegiatan Bunga Desaku juga menjadi kesempatan bagi petani untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang dihadapi di lapangan.

Sementara itu, DTPHP Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para petani dalam setiap program yang dijalankan pemerintah. Tidak hanya mengoordinasikan kehadiran kelompok tani dalam kegiatan Bunga Desaku, DTPHP juga akan terus melakukan pendampingan teknis agar seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui kegiatan Bunga Desaku, komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin terbuka. Berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat disampaikan secara langsung kepada pemerintah, sehingga solusi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember, DTPHP, pemerintah pusat, serta kelompok tani diharapkan mampu memperkuat pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Jember. Dengan dukungan anggaran yang besar, program yang terarah, serta pendampingan yang berkelanjutan, pertanian Jember diharapkan semakin maju, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan daerah maupun nasional. (ima)

Galeri Foto