Bunga Desaku Mini di Yosorati Jadi Forum Dialog Warga, Isbat Nikah Massal Jadi Salah Satu Aspirasi yang Mengemuka
- 01 Juni 2026
- Dibaca 87 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku Mini di Yosorati Jadi Forum Dialog Warga, Isbat Nikah Massal Jadi Salah Satu Aspirasi yang Mengemuka
JEMBER 1 JUNI 2026 – Program Bunga Desaku Mini yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember kembali menyapa masyarakat Kecamatan Sumberbaru. Kali ini kegiatan dipusatkan di Balai Desa Yosorati dan menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah dengan masyarakat dalam menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan, serta harapan terkait pelayanan publik.
Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Camat Sumberbaru Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Jember Iwan, Ketua Srikandi Laskar Sholawat Nusantara (LSN) sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hermin, S.Pd.I., M.Pd., jajaran Pemerintah Desa Yosorati, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta anggota Srikandi LSN.
Sejak awal acara, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan informasi terkait berbagai program pemerintah, warga juga aktif menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Camat Sumberbaru Mohamad Faridj Wadjdi menegaskan bahwa Bunga Desaku Mini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Menurutnya, program ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga sehingga setiap persoalan dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara lebih cepat.
"Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah dapat mendengar langsung suara masyarakat. Berbagai masukan dan aspirasi yang muncul akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menentukan langkah kebijakan ke depan. Pemerintah harus hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan pelayanan, tetapi juga saat mereka ingin didengar," ujar Faridj.
Dalam forum dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat menyampaikan berbagai pertanyaan dan usulan terkait pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, bantuan sosial, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur desa. Salah satu topik yang paling banyak mendapat perhatian peserta adalah mengenai program isbat nikah atau pernikahan massal yang dinilai sangat membantu masyarakat yang hingga kini belum memiliki dokumen pernikahan yang sah secara administrasi negara.
Menanggapi hal tersebut, Iwan dari Bagian Kesra Kabupaten Jember menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk program yang berkaitan dengan legalitas administrasi keluarga.
Selain menjadi wadah penyerapan aspirasi, kegiatan Bunga Desaku Mini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember. Di antaranya layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), bantuan sosial, program pendidikan, serta berbagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Srikandi Laskar Sholawat Nusantara (LSN) sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hermin, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum seperti Bunga Desaku Mini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berdialog secara langsung dengan pemerintah tanpa adanya sekat birokrasi.
"Banyak persoalan masyarakat yang bisa diketahui secara langsung melalui forum seperti ini. Aspirasi yang muncul harus menjadi perhatian bersama karena pembangunan yang baik lahir dari kebutuhan nyata masyarakat. Kami dari Srikandi LSN siap mendukung program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga," kata Hermin.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif berpartisipasi dalam setiap program pembangunan dan tidak ragu menyampaikan aspirasi maupun masukan kepada pemerintah.
Antusiasme warga yang tinggi sepanjang kegiatan menunjukkan bahwa program Bunga Desaku Mini mendapat respons positif dari masyarakat. Selain memperoleh berbagai informasi layanan publik, warga juga merasa memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan yang selama ini mereka hadapi secara langsung kepada pihak yang berwenang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, pelayanan publik semakin mudah diakses, serta berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat segera ditemukan solusi terbaiknya melalui kolaborasi dan komunikasi yang terbuka.
Bunga Desaku Mini di Balai Desa Yosorati pun menjadi bukti bahwa pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat penyampaian informasi, tetapi juga mampu membangun kepercayaan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(JH8)