Camat Bangsalsari Dampingi Satgas MBG Sidak SPPG Pascapuluhan Siswa Keracunan
- 17 Juli 2026
- Dibaca 148 Kali
Bagikan Via:
Camat Bangsalsari Dampingi Satgas MBG Sidak SPPG Pascapuluhan Siswa Keracunan
JEMBER, 17 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Bangsalsari melakukan pendampingan terhadap Tim Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dan supervisi di SPPG Karangsono, Dusun Begelenan RT 002 RW 007 Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kamis 16 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.54 WIB hingga 13.30 WIB tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas adanya laporan sejumlah siswa penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan yang diproduksi oleh SPPG Karangsono yang dikelola Yayasan Indoavisya Tisnogambar.
Tim Satgas MBG Kabupaten Jember dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jember Ratno Cahyadi Sembodo, S.H., dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., serta melibatkan unsur lintas sektor yang memiliki kewenangan dalam pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program MBG.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Bangsalsari Deni Hadiatullah, S.IP., M.M., Sekcam Bangsalsari Turwantoko, Danramil 0824/15 Bangsalsari Kapten Arm. Ardi Kusuma, Kapolsek Bangsalsari AKP Sugiono, Kepala KPPG Jember Said Karim, Kepala Puskesmas Sukorejo dr. Siti Masnunah, Kepala Desa Karangsono M. Ahrul Fatah, perwakilan BPOM, perwakilan Yayasan Indoavisya Tisnogambar, serta unsur terkait lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Tim Satgas MBG Kabupaten Jember di Kantor Kecamatan Bangsalsari sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi SPPG Karangsono untuk melakukan koordinasi dan pemeriksaan lapangan.
Dalam forum koordinasi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember Akhmad Helmi Luqman menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi kejadian sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan oleh penyelenggara SPPG.
Sementara itu, Kepala SPPG Karangsono Bagus Priyamodo menyampaikan sejumlah penjelasan terkait operasional dapur, termasuk sistem pengelolaan limbah yang digunakan. Tim Satgas juga menerima masukan dan evaluasi dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jember terkait kondisi lingkungan sekitar fasilitas SPPG yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Perwakilan Yayasan Indoavisya Tisnogambar, Imam Syafi'i, dalam kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan program dan menyatakan kesiapan untuk melakukan evaluasi serta perbaikan sesuai arahan pemerintah.
Selanjutnya, Tim Satgas MBG melakukan pengecekan langsung ke area dapur dan fasilitas pendukung SPPG Karangsono guna melihat kondisi sarana, proses produksi, penyimpanan bahan baku, hingga aspek kebersihan dan higienitas.
Dalam sesi penyampaian kepada media, Tim Satgas MBG Kabupaten Jember menjelaskan bahwa hingga saat ini masih dilakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan gangguan pencernaan yang dialami sejumlah penerima manfaat MBG. Pemeriksaan dilakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan yang nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun tim, menu MBG didistribusikan kepada penerima manfaat pada hari Selasa. Selanjutnya pada hari Rabu, beberapa sekolah melaporkan adanya siswa yang tidak masuk karena mengalami gangguan kesehatan sehingga dilakukan langkah-langkah penanganan dan koordinasi bersama Muspika serta fasilitas kesehatan setempat.
Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi SPPG, Tim Satgas MBG melanjutkan kegiatan ke Puskesmas Sukorejo untuk melihat secara langsung kondisi sejumlah pasien yang diduga terdampak dan memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.
Plt. Camat Bangsalsari Deni Hadiatullah menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Bangsalsari mendukung penuh langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember dalam merespons setiap laporan masyarakat terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
“Kami hadir mendampingi Tim Satgas MBG Kabupaten Jember sebagai bentuk dukungan terhadap proses supervisi dan evaluasi yang sedang dilakukan. Kehadiran pemerintah kecamatan bertujuan membantu koordinasi di lapangan agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan objektif,” ujarnya.
Deni menegaskan bahwa Kecamatan Bangsalsari tidak memiliki kewenangan dalam menentukan hasil pemeriksaan maupun kesimpulan teknis terkait dugaan gangguan kesehatan tersebut.
“Perlu kami sampaikan bahwa Kecamatan Bangsalsari sifatnya hanya mendampingi tim dari Kabupaten. Adapun terkait pemeriksaan teknis, pengambilan sampel, analisis laboratorium, maupun rekomendasi tindak lanjut merupakan kewenangan Satgas MBG Kabupaten Jember bersama instansi teknis terkait yang memiliki kompetensi dan otoritas dalam bidang tersebut,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari proses pemeriksaan yang sedang berlangsung.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim yang berwenang. Pemerintah Kabupaten Jember telah bergerak cepat melakukan penanganan, pemeriksaan, dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak. Mari kita percayakan proses ini kepada pihak yang berkompeten agar hasilnya objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Bangsalsari menyatakan siap mendukung seluruh proses koordinasi dan pendampingan yang diperlukan hingga proses evaluasi dan pemeriksaan selesai dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. (yun)