logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Camat Ledokombo Pimpin Monitoring BKD di Dua Desa, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
camat-ledokombo-pimpin-monitoring-bkd-di-dua-desa-pastikan-pembangunan-tepat-sasaran-dan-berkualitas-20260611

Camat Ledokombo Pimpin Monitoring BKD di Dua Desa, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas

JEMBER, 11 JUNI 2026 – Komitmen Pemerintah Kecamatan Ledokombo dalam memastikan penggunaan anggaran pembangunan desa berjalan efektif dan sesuai ketentuan kembali ditunjukkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Keuangan Desa (BKD) yang dilaksanakan di Desa Lembengan dan Desa Sumberbulus, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si. tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), yakni Kapolsek Ledokombo Andrias Suryo Rubedo, Danramil Ledokombo Abdul Aziz, pendamping desa, pendamping lokal desa, serta pemerintah desa setempat.

Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program yang didanai melalui Bantuan Keuangan Desa, sekaligus memastikan bahwa seluruh pekerjaan fisik telah dilaksanakan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

Pada sesi pertama, tim monitoring melakukan peninjauan di Desa Lembengan mulai pukul 09.00 WIB. Beberapa proyek yang menjadi objek evaluasi antara lain pemeliharaan jalan aspal lapen di Dusun Darungan RT 03 RW 13 yang telah mencapai progres 100 persen, renovasi ruang Sekretaris Desa di Dusun Krajan I RT 04 RW 02 dengan progres 100 persen, serta normalisasi saluran irigasi di Dusun Klonceng RT 005 RW 09 yang juga telah selesai dikerjakan sepenuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi pekerjaan untuk mencocokkan hasil pembangunan dengan dokumen perencanaan yang ada. Selain menilai kualitas pekerjaan, tim juga mengidentifikasi manfaat yang telah dirasakan masyarakat dari pembangunan tersebut.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, menegaskan bahwa monitoring bukan semata-mata kegiatan administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga akuntabilitas penggunaan dana publik.

“Bantuan Keuangan Desa merupakan instrumen penting untuk mempercepat pembangunan di tingkat desa. Karena itu, setiap rupiah yang digunakan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Monitoring ini bertujuan memastikan pekerjaan yang dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, tepat sasaran, serta memiliki kualitas yang baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Menurut Nino, pembangunan yang baik bukan hanya diukur dari tingkat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kebermanfaatannya terhadap masyarakat serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Desa Lembengan, Mohammad Soefijandi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring yang dilakukan Forkopimcam Ledokombo.

“Kegiatan monitoring ini menjadi sarana evaluasi yang sangat penting bagi pemerintah desa. Kami berupaya melaksanakan seluruh kegiatan BKD sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Kehadiran tim monitoring memberikan masukan yang konstruktif agar kualitas pembangunan desa terus meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal,” ungkapnya.

Usai melakukan evaluasi di Desa Lembengan, rombongan melanjutkan monitoring ke Desa Sumberbulus pada pukul 13.00 WIB. Di desa tersebut, tim meninjau sejumlah kegiatan pembangunan yang juga didanai melalui BKD.

Beberapa proyek yang menjadi fokus evaluasi meliputi pembongkaran Gedung Dusun Sumberbulus 02 yang telah selesai 100 persen, pembangunan bendung bagi air di Dusun Sumberbulus 02 dengan progres 100 persen, pembangunan paving block yang juga telah rampung sepenuhnya, serta rehabilitasi kantor dusun yang saat ini mencapai progres sekitar 75 persen.

Tim monitoring melakukan pengecekan detail terhadap kualitas konstruksi dan kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan dokumen teknis yang telah disusun sebelumnya. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pembangunan.

Dalam keterangannya, Camat Ledokombo menilai bahwa pelaksanaan BKD di Desa Sumberbulus menunjukkan progres yang cukup baik. Namun demikian, ia mengingatkan agar pekerjaan yang masih berlangsung tetap memperhatikan kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian.

“Kami mengapresiasi capaian pembangunan yang telah dilaksanakan. Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami berharap dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan mutu pekerjaan. Pembangunan yang berkualitas akan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan,” katanya.

Kepala Desa Sumberbulus, Muntahe, menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Monitoring dari Forkopimcam menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan pembangunan desa. Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh kegiatan yang masih berjalan dengan baik serta memastikan setiap program BKD memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Muntahe.

Kegiatan monitoring dan evaluasi di kedua desa tersebut berlangsung lancar dan menjadi wujud sinergi antara pemerintah kecamatan, Forkopimcam, pemerintah desa, serta pendamping desa dalam mengawal pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Ledokombo berharap seluruh program Bantuan Keuangan Desa dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat infrastruktur desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Dengan demikian, pembangunan desa tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga Ledokombo.(yus)

Galeri Foto