logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Camat Pakusari Hadiri Rapat Pembinaan SPPG di Desa Bedadung, Perkuat Sinergi dan Kapasitas Aparatur Desa

  • 22 April 2026
  • Dibaca 145 Kali
Bagikan Via:
camat-pakusari-hadiri-rapat-pembinaan-sppg-di-desa-bedadung-perkuat-sinergi-dan-kapasitas-aparatur-desa-20260423

Camat Pakusari Hadiri Rapat Pembinaan SPPG di Desa Bedadung, Perkuat Sinergi dan Kapasitas Aparatur Desa

JEMBER, 22 APRIL 2026 – Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, hadiri rapat koordinasi intensif mengenai persiapan Satuan Pelayanan Penyelenggara Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertempat di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari.

Pertemuan strategis ini difokuskan pada pematangan infrastruktur dan alur distribusi gizi bagi masyarakat, sebagai bagian dari dukungan pemerintah kecamatan terhadap program nasional dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat di tingkat desa.

​Dalam kunjungannya, Rifendi menegaskan bahwa keberadaan Dapur MBG di Desa Bedadung harus dikelola dengan standar sanitasi dan keamanan pangan yang tinggi. Ia meninjau kesiapan lokasi serta memastikan bahwa rantai pasokan bahan pangan lokal dapat terserap secara maksimal dalam program ini.

"Harapannya, selain meningkatkan gizi warga, program ini juga mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi petani dan pelaku usaha kecil di sekitar wilayah Bedadung," katanya, Rabu 22 April 2026.

​Camat Pakusari juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pengelola SPPG dengan tenaga kesehatan serta perangkat desa guna memastikan data penerima manfaat benar-benar akurat.

Ia menekankan bahwa ketepatan waktu dalam penyajian makanan bergizi menjadi kunci keberhasilan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh kelompok sasaran, terutama anak-anak dan warga yang membutuhkan intervensi gizi khusus di wilayah tersebut.

​"Kehadiran Dapur MBG di Desa Bedadung ini merupakan langkah nyata kita dalam memerangi masalah gizi. Saya meminta seluruh pihak terlibat untuk menjaga komitmen, mulai dari kualitas bahan baku hingga proses penyajiannya agar standar kesehatan tetap terjaga bagi warga kita," ujar Rifendi.

​Pihak pengelola SPPG Desa Bedadung menyambut baik arahan dan dukungan langsung dari Camat Pakusari. Dalam diskusi tersebut, dibahas pula mengenai teknis operasional harian dapur, kebutuhan peralatan pendukung, hingga mekanisme kontrol kualitas makanan sebelum didistribusikan.

Langkah-langkah preventif terkait pengelolaan limbah dapur juga menjadi bahasan penting agar operasional SPPG tetap ramah lingkungan dan tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar.

​Melalui koordinasi ini, diharapkan operasional Dapur Makan Bergizi Gratis di Desa Bedadung dapat menjadi proyek percontohan bagi desa-desa lain di Kecamatan Pakusari.

Lebih lanjut, Rifendi berkomitmen untuk terus memantau perkembangan SPPG ini secara berkala, memastikan bahwa setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi melalui sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan tim pelaksana program gizi di lapangan. (zal)