Dari Bayi hingga Lansia, Kampung Osing Jember Lor Bergerak Jaga Kesehatan Warga
- 11 Agustus 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Dari Bayi hingga Lansia, Kampung Osing Jember Lor Bergerak Jaga Kesehatan Warga
JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Di saat banyak orang baru memeriksakan kesehatan ketika sudah sakit, warga Kampung Osing, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, memilih cara berbeda. Mereka rutin datang ke Posyandu untuk memastikan kesehatan keluarga tetap terjaga, mulai dari ibu hamil, balita, hingga lanjut usia.
Pemandangan itu terlihat di Posyandu Alamanda 95 yang berada di RW 22, RT 1, RT 2, dan RT 3, Lingkungan Tegalrejo (Kampung Osing), Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Selasa 11 Agustus 2026.
Sebanyak 36 warga mengikuti pelayanan kesehatan rutin yang digelar kader Posyandu Alamanda 95. Mereka terdiri dari 3 ibu hamil, 12 balita, dan 21 lansia yang datang untuk pemeriksaan kesehatan, pemantauan kondisi tubuh, serta deteksi dini berbagai masalah kesehatan.
Ketua Posyandu Alamanda 95, Soeharjati, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda bulanan, melainkan upaya nyata mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga ruang untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan keluarga. Kami berharap warga terus aktif datang dan memanfaatkan pelayanan yang tersedia,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, balita dan ibu hamil juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa nasi sop, sementara balita memperoleh Vitamin A sesuai program pelayanan kesehatan.
Menurut Soeharjati, keterlibatan warga menjadi kunci agar Posyandu tetap berjalan konsisten. Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara rutin, perkembangan kesehatan ibu, anak, maupun lansia dapat dipantau dari waktu ke waktu sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat bila ditemukan masalah.
Ketua PKK Kelurahan Jember Lor, Nursyamsida Tohari, SE, MM, menilai Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat lingkungan.
"Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kami mendorong kader dan warga untuk terus menjaga keberlangsungan kegiatan ini,” katanya.
Sementara itu, Kasi PMKS Jember Lor Sunartini menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat pelayanan Posyandu.
“Semakin rutin warga memanfaatkan pelayanan Posyandu, semakin mudah dilakukan pemantauan terhadap perkembangan kesehatan, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.
Di Kampung Osing, Posyandu Alamanda 95 telah menjadi lebih dari sekadar tempat menimbang balita. Ia tumbuh sebagai ruang kebersamaan, tempat warga saling peduli, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga kesehatan keluarga dari generasi ke generasi.
Di tengah berbagai tantangan kesehatan masyarakat, langkah sederhana yang dilakukan warga Kampung Osing ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari rumah sakit, tetapi bisa dimulai dari kampung sendiri. (rus)