logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Dari Lapangan ke Kepastian, Monev Kios Pupuk di Wringinagung Tekankan Transparansi bagi Petani

  • 27 Maret 2026
  • Dibaca 172 Kali
Bagikan Via:
dari-lapangan-ke-kepastian-monev-kios-pupuk-di-wringinagung-tekankan-transparansi-bagi-petani-20260329

Dari Lapangan ke Kepastian, Monev Kios Pupuk di Wringinagung Tekankan Transparansi bagi Petani

JEMBER, 27 MARET 2026 - Upaya menjaga distribusi pupuk bersubsidi agar tetap tepat sasaran terus diperkuat oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember. Kali ini, kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan di kios pupuk Dusun Krajan 2, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Jumat, 27 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala DTPHP Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., bersama tim teknis. Tidak sekadar pemeriksaan rutin, monev ini menitikberatkan pada penguatan transparansi sebagai fondasi utama dalam distribusi pupuk bersubsidi.

Di tingkat kios, transparansi memegang peran penting karena menjadi titik temu antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan petani. Dari sinilah kejelasan informasi, ketersediaan pupuk, hingga kesesuaian harga dapat dirasakan secara langsung oleh petani.

Tim melakukan serangkaian pengecekan, mulai dari administrasi penyaluran, kesesuaian data dalam sistem e-RDKK, hingga kondisi stok pupuk di gudang. Namun, pendekatan yang dilakukan tidak semata bersifat pengawasan, melainkan juga pembinaan agar pengelola kios semakin memahami peran strategisnya.

Djamil menegaskan bahwa keterbukaan menjadi kunci agar distribusi pupuk tidak menimbulkan persoalan di lapangan. Menurutnya, kejelasan informasi akan memberikan rasa aman bagi petani dalam memperoleh pupuk sesuai haknya.

“Kami ingin memastikan distribusi pupuk berjalan sesuai aturan, transparan, dan tepat sasaran. Kios ini menjadi titik penting yang langsung berhubungan dengan petani,” ujarnya.

Selain itu, tim juga menekankan pentingnya pemasangan daftar harga pupuk sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) secara terbuka. Langkah sederhana ini dinilai memiliki dampak besar dalam mencegah potensi kesalahpahaman maupun praktik yang tidak sesuai ketentuan.

Pendekatan yang dilakukan DTPHP tidak hanya menempatkan kios sebagai objek pengawasan, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga sistem distribusi tetap berjalan dengan baik. Dengan pemahaman yang selaras, seluruh pihak dalam rantai distribusi diharapkan dapat menjalankan perannya secara tertib.

Kegiatan monev ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya dalam menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani.

Melalui langkah yang konsisten dan menyentuh langsung titik distribusi, DTPHP berharap petani tidak hanya memperoleh pupuk, tetapi juga kepastian, baik dari sisi ketersediaan, harga, maupun akses yang adil. (fan)

Galeri Foto