logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Dari Sampah Menjadi Berkah, Desa Suci Tunjukkan Semangat Berseri di Hadapan Tim Verifikasi Provinsi Jawa Timur

  • 01 Juli 2026
  • Dibaca 51 Kali
Bagikan Via:
dari-sampah-menjadi-berkah-desa-suci-tunjukkan-semangat-berseri-di-hadapan-tim-verifikasi-provinsi-jawa-timur-20260703

Dari Sampah Menjadi Berkah, Desa Suci Tunjukkan Semangat Berseri di Hadapan Tim Verifikasi Provinsi Jawa Timur

JEMBER, 01 JULI 2026 – Suasana Balai Desa Suci, Kecamatan Panti, sejak Rabu pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Perwakilan pemerintah, kelompok masyarakat, hingga para pegiat lingkungan berkumpul dalam satu tujuan, menyambut kedatangan Tim Verifikasi Lapangan Program Desa Berseri Tingkat Provinsi Jawa Timur. Bagi warga Desa Suci, kunjungan ini bukan sekadar penilaian, melainkan momentum untuk menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi budaya yang tumbuh dari masyarakat.

Kegiatan verifikasi lapangan yang dilaksanakan pada Rabu, 01 Juli 2026, tersebut dihadiri oleh tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember. Turut hadir Camat Panti, perwakilan Puskesmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat Desa Suci, serta Kelompok Bank Sampah Larakan Makmur yang selama ini menjadi motor penggerak pengelolaan sampah di desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni di Balai Desa Suci. Dalam kesempatan tersebut, seluruh unsur yang hadir menyampaikan komitmen bersama untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan desa yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Usai acara pembukaan, tim verifikasi mulai melakukan peninjauan di lingkungan Kantor Desa Suci. Berbagai praktik pengelolaan sampah menjadi perhatian tim, mulai dari pemilahan kardus bekas, gelas plastik, hingga barang-barang daur ulang yang dikumpulkan secara teratur untuk dijual kembali. Kebiasaan tersebut menjadi bukti bahwa sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang, melainkan memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Penilaian kemudian berlanjut ke Bank Sampah Larakan Makmur, salah satu kebanggaan Desa Suci. Di lokasi ini, tim verifikasi memeriksa kelengkapan administrasi, struktur organisasi, jumlah nasabah, hingga keberlangsungan kegiatan bank sampah.

Tidak hanya itu, tim juga mengapresiasi berbagai inovasi hasil kreativitas masyarakat, salah satunya pemanfaatan popok bayi bekas yang dipadukan dengan semen untuk diolah menjadi pot dan vas bunga bernilai ekonomis. Kreativitas tersebut menunjukkan bahwa limbah yang semula dianggap tidak bernilai dapat disulap menjadi produk yang memiliki manfaat sekaligus nilai jual.

Perjalanan verifikasi kemudian dilanjutkan menuju kawasan Gunung Pasang. Di kawasan yang dikelilingi panorama pegunungan yang hijau dan sejuk itu, tim melihat langsung penerapan pengelolaan sampah di dua RT yang menjadi percontohan.

Warga memanfaatkan lahan kosong di depan rumah menjadi kebun sayur dan tanaman pangan keluarga. Selain menciptakan lingkungan yang asri, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

Perwakilan Tim Verifikasi DLH Provinsi Jawa Timur, Zaini, mengapresiasi semangat masyarakat Desa Suci yang mampu membangun budaya peduli lingkungan secara nyata.

"Yang kami lihat hari ini bukan hanya kelengkapan administrasi, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Inovasi yang ditampilkan sangat baik karena mampu mengubah sampah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Ini menjadi contoh bahwa Program Desa Berseri akan berhasil apabila tumbuh dari kesadaran masyarakat dan didukung kolaborasi semua pihak," ungkap Zaini.

Senada dengan hal tersebut, Nurul Hidayat atau yang akrab disapa Cak Oyong, perwakilan DPRKPLH Kabupaten Jember, menegaskan bahwa keberhasilan Desa Suci merupakan buah dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan seluruh warga yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.

"Program Desa Berseri bukan sekadar mengejar predikat atau penghargaan, tetapi bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang ditunjukkan Desa Suci hari ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan warga bergerak bersama, pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat," ujar Cak Oyong.

"DPRKPLH Jember akan terus memberikan pendampingan agar semangat ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Jember," sambungnya.

Melalui verifikasi lapangan ini, Desa Suci tidak hanya menunjukkan kesiapan sebagai peserta Program Desa Berseri Tingkat Provinsi Jawa Timur, tetapi juga membuktikan bahwa perubahan besar berawal dari kebiasaan sederhana. Ketika masyarakat mampu memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah secara bersama-sama, lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang dapat dirasakan oleh seluruh warga.

Semangat gotong royong yang tumbuh di Desa Suci menjadi contoh nyata bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan bersama yang mampu membawa manfaat sosial, ekonomi, dan ekologis bagi generasi sekarang maupun yang akan datang. (mrf)

Galeri Foto