Dekatkan Layanan Sosial di Tegalwangi, Dinsos PPPA Jember Potong Jalur Birokrasi Bansos Lewat Bunga Desa
- 04 November 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Dekatkan Layanan Sosial di Tegalwangi, Dinsos PPPA Jember Potong Jalur Birokrasi Bansos Lewat Bunga Desa
JEMBER, 04 NOVEMBER 2026 - Balai Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, mendadak dipadati warga pada Selasa, 03 November 2026. Momentum kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) yang mempertemukan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (akrab disapa Gus Fawait), yang dengan ratusan pengurus RT dan RW setempat dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember untuk menghadirkan inovasi layanan jemput bola.
Sejak dibukanya stand pelayanan terpadu Dinsos PPPA menjadi salah satu titik yang tidak luput dari kunjungan warga untuk menggunakan pelayanan tersebut. Warga Tegalwangi tak perlu lagi menempuh perjalanan puluhan kilometer menuju pusat kota Jember hanya untuk mengurus administrasi kesejahteraan sosial. Cukup datang ke balai desa, masyarakat bisa langsung melakukan pengecekan status desil DTSEN, memeriksa kepesertaan bantuan sosial (bansos), hingga mengajukan pembaruan data dan usulan penerima bansos baru secara real-time.
Kehadiran stan ini mengubah pola pelayanan publik konvensional menjadi lebih proaktif, cepat, dan transparan, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dan keluhan warga tingkat akar rumput mengenai kejelasan status bansos mereka.
Menanggapi antusiasme serta urgensi perbaikan aksesibilitas layanan sosial tersebut, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Muhammad Rizqi Fajri Maulana, S.IP., menegaskan bahwa pola jemput bola ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memangkas sekat birokrasi bagi masyarakat desa.
"Kehadiran kami di program Bunga Desa Tegalwangi ini adalah bentuk komitmen nyata Dinsos PPPA untuk memotong jalur birokrasi yang rumit. Masyarakat tidak boleh lagi dibebankan dengan jarak dan biaya transportasi hanya untuk mengetahui status hak sosial mereka. Melalui stan jemput bola ini, warga bisa langsung melakukan pengecekan desil DTSEN, validasi status bansos, hingga pembaruan data secara transparan di tempat," jelasnya.
Prinsip kami sederhana, pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat. Dengan mendekatkan pelayanan hingga ke balai desa, kami ingin memastikan proses verifikasi data berjalan akurat dan bantuan pemerintah benar-benar mendarat di tangan warga yang paling membutuhkan," ungkap Muhammad Rizqi Fajri Maulana.
Langkah responsif Dinsos PPPA Jember di Desa Tegalwangi ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara kepemimpinan yang turun langsung ke lapangan dan kemudahan akses layanan mampu menghadirkan wajah birokrasi yang lebih humanis, inklusif, serta betul-betul berpihak pada kesejahteraan rakyat. (ysf)