logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan Jember Kirabkan 244 Ancak Agung, Peringati HUT ke-81 RI dan Maulid Nabi

  • 23 Agustus 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
dinas-pendidikan-jember-kirabkan-244-ancak-agung-peringati-hut-ke-81-ri-dan-maulid-nabi-20260823

Dinas Pendidikan Jember Kirabkan 244 Ancak Agung, Peringati HUT ke-81 RI dan Maulid Nabi

JEMBER, 23 AGUSTUS 2026 – Kirab Budaya dan Tradisi Ancak Agung kembali digelar meriah di Kabupaten Jember pada Sabtu 22 Agustus 2026. Dinas Pendidikan Kabupaten Jember turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan puncak rangkaian pesta rakyat tahunan tersebut.

Dalam pergelaran tahun ini, Dinas Pendidikan Jember mengerahkan sebanyak 244 ancak yang berasal dari partisipasi 94 SMP dan 149 Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Gugus SD. Setiap ancak dirangkai rapi menggunakan kerangka bambu yang dihiasi aneka sayur-mayur, buah-buahan, hingga kuliner khas Jember, suwar-suwir.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., menegaskan komitmen penuh instansinya dalam mendukung kelestarian budaya lokal melalui ajang ini.

"Kami keluarga besar Dinas Pendidikan sangat mendukung acara yang digelar hari ini. Dinas Pendidikan menyuguhkan kurang lebih 244 ancak dari 94 SMP dan 149 KKKS Gugus SD. Tetap semangat, dan mudah-mudahan acara ini sukses," ujar Nurul Hafid Yasin.

Di tengah lautan warga, sebuah ancak raksasa menjulang gagah setinggi hampir lima meter menjadi pusat perhatian utama. Struktur megah ini melambangkan harapan agar rezeki warga setinggi puncaknya, hubungan antarsesama selalu manis seperti suwar-suwir, dan kehidupan bermasyarakat senantiasa subur.

Suasana kian semarak saat prosesi doa bersama yang dipimpin tokoh agama dan adat usai dituturkan. Begitu barisan penyangga dilonggarkan, warga dari berbagai usia langsung beramai-ramai mengumpulkan hasil bumi dan makanan segar untuk dibawa pulang. Bagi masyarakat setempat, bagian dari Ancak Agung dipercaya membawa keberkahan serta keharmonisan rumah tangga.

Di balik riuk dan peluh sore itu, Kirab Ancak Agung membuktikan bahwa tradisi bukan sekadar tontonan sejarah yang kaku. Pergelaran ini menjadi ruang hidup untuk merawat nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan rasa syukur bersama.

Keberhasilan agenda ini pun diharapkan terus menjadi pemantik semangat masyarakat Jember dalam menjaga budaya hingga masa mendatang. (puja)

Galeri Foto