Dinkes PPKB Dampingi Komisi D Serap Kebutuhan Puskesmas untuk Perkuat Pelayanan
- 02 Oktober 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Dinkes PPKB Dampingi Komisi D Serap Kebutuhan Puskesmas untuk Perkuat Pelayanan
JEMBER, 02 OKTOBER 2026 – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember terus memperkuat koordinasi dengan puskesmas untuk mengetahui kebutuhan pelayanan secara langsung. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan kunjungan Komisi D DPRD Kabupaten Jember ke empat puskesmas, Kamis, 01 Oktober 2026.
Kunjungan dilakukan di Puskesmas Patrang, Arjasa, Mayang, dan Ledokombo. Kegiatan menjadi ruang koordinasi antara Dinkes PPKB, DPRD, dan puskesmas untuk melihat kondisi pelayanan serta mendengarkan berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat di masing-masing wilayah.
Di Puskesmas Patrang, kunjungan didampingi Kepala Bidang Yankes Dinkes PPKB Jember Imam Firdausi bersama jajaran. Turut hadir anggota Komisi D DPRD Jember Gus Muhammad Ahmad Birbik, M.H., S.E. dan Indi Naidha, S.H., serta kepala puskesmas dan jajaran tenaga kesehatan.
Kepala Puskesmas Patrang memaparkan kondisi pelayanan dan sejumlah isu kesehatan yang sedang terjadi di wilayah kerjanya. Informasi tersebut menjadi bahan bagi Dinkes PPKB untuk memahami kebutuhan puskesmas berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Imam Firdausi mengatakan, masukan yang diperoleh dari kunjungan akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lanjutan. Dinkes PPKB akan memetakan kebutuhan masing-masing puskesmas untuk menentukan langkah tindak lanjut sesuai tugas dan kewenangan.
“Dari kunjungan ini kami mendapatkan gambaran langsung terkait kondisi dan kebutuhan pelayanan di puskesmas. Masukan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan puskesmas, sehingga apa yang menjadi kebutuhan di lapangan dapat dipetakan dan ditangani sesuai tugas serta kewenangan,” jelas Imam.
Menurut Imam, setiap puskesmas memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda. Karena itu, kebutuhan pelayanan perlu dilihat secara spesifik agar tindak lanjut dapat disesuaikan dengan persoalan di masing-masing wilayah.
Muhammad Ahmad Birbik, M.H., S.E. mengatakan, DPRD turut mengawal kebutuhan puskesmas sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kita sebagai wakil dari rakyat, tapi juga terus mengawal kebutuhan-kebutuhan puskesmas. Oleh karena itu, kita di sini bisa saling sharing tentang apa yang harus dipenuhi oleh puskesmas untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Patrang,” katanya.
Hasil kunjungan ke empat puskesmas selanjutnya menjadi bahan koordinasi Dinkes PPKB bersama fasilitas pelayanan kesehatan. Berbagai kebutuhan yang ditemukan akan dipetakan berdasarkan kondisi wilayah dan ditindaklanjuti sesuai program serta kewenangan yang tersedia.
Melalui pendampingan tersebut, Dinkes PPKB memastikan penguatan pelayanan kesehatan tetap berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan kondisi puskesmas di lapangan. (fam)