logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Dinkes PPKB Jember Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Wujudkan Hak Imunisasi Setiap Anak

  • 17 Juli 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
dinkes-ppkb-jember-perkuat-sinergi-lintas-sektor-demi-wujudkan-hak-imunisasi-setiap-anak-20260719

Dinkes PPKB Jember Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Wujudkan Hak Imunisasi Setiap Anak

JEMBER, 17 JULI 2026 – Urusan imunisasi kini tak lagi dipikul sendirian oleh sektor kesehatan. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Jember memperkuat kolaborasi bersama perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi perempuan, dan berbagai pemangku kepentingan lain lewat Pertemuan Koordinasi Akselerasi Program Imunisasi. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Workshop Tim Koordinasi Akselerasi Program Imunisasi (KAPI) yang digelar pada 30 Juni 2026.

Bertempat di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas dr. Soebandi, Kamis 16 Juli 2026, forum tersebut menjadi ajang menyusun langkah strategis bersama untuk mempercepat peningkatan cakupan imunisasi sekaligus menekan angka zero dose, anak yang belum pernah mendapat imunisasi sama sekali, di Kabupaten Jember.

Pertemuan ini dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Jember, Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, pimpinan perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi perempuan, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, serta sejumlah mitra lintas sektor lainnya. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa percepatan imunisasi membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.

Sekretaris Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Ni Ketut Ardhani, S.Psi., M.Kes., menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mendukung percepatan program imunisasi di Kabupaten Jember.

“Pertemuan koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Tim Koordinasi Akselerasi Program Imunisasi (KAPI). Keberhasilan program imunisasi tidak dapat dicapai hanya oleh tenaga kesehatan. Dibutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, hingga pemerintah desa, agar setiap anak di Kabupaten Jember memperoleh haknya atas imunisasi lengkap,” ujar Ni Ketut Ardhani.

Dalam forum tersebut, para peserta merumuskan sejumlah strategi bersama untuk memperkuat pelaksanaan program imunisasi. Beberapa di antaranya adalah menetapkan kecamatan dan desa prioritas berdasarkan jumlah kasus zero dose tertinggi sebagai fokus intervensi, serta mengintegrasikan pelayanan imunisasi dengan Posyandu, Integrasi Layanan Primer (ILP), PKK, PAUD, satuan pendidikan, dan kegiatan pemerintahan desa.

Selain itu, peserta juga mendorong optimalisasi aplikasi ASIK sebagai dasar pengambilan keputusan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala, serta penyampaian umpan balik capaian imunisasi kepada seluruh puskesmas guna meningkatkan kualitas layanan.

Pertemuan ini juga menghasilkan komitmen untuk memperkuat peran perguruan tinggi melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Wujudnya meliputi penelitian mengenai determinan zero dose, pengabdian kepada masyarakat lewat edukasi dan pendampingan keluarga sasaran, serta pelibatan mahasiswa dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN), praktik komunitas, dan berbagai aktivitas lapangan yang mendukung percepatan imunisasi.

Sinergi antara Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember dan perguruan tinggi juga akan terus diperkuat melalui kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis hasil penelitian.

Ni Ketut Ardhani menambahkan, percepatan imunisasi harus dibangun atas kesadaran bersama bahwa setiap anak memiliki hak untuk mendapat perlindungan melalui imunisasi.

“Setiap bayi dan anak berhak memperoleh imunisasi. Imunisasi bukan hanya sekadar pilihan bagi orang tua, tetapi merupakan hak seorang anak. Sekali lagi saya tekankan, ini adalah hak asasi anak yang wajib dipenuhi oleh keluarga, pemerintah, dan masyarakat. Pemerintah telah memfasilitasi layanan imunisasi, sehingga masyarakat dan keluarga perlu memahami bahwa imunisasi merupakan hak asasi anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Kesehatan,” tegasnya.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, organisasi perempuan, serta seluruh mitra lintas sektor, Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember berharap cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) terus meningkat, jumlah bayi dengan status zero dose dapat ditekan secara bertahap, dan setiap anak di Kabupaten Jember memperoleh perlindungan optimal melalui imunisasi yang lengkap, berkualitas, dan tepat waktu. (ken)

Galeri Foto