logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Diskopumdag Jember Dukung Gerakan Migran Aman, Edukasi Warga Hindari Jalur Ilegal

  • 14 Juni 2026
  • Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
diskopumdag-jember-dukung-gerakan-migran-aman-edukasi-warga-hindari-jalur-ilegal-20260614

Diskopumdag Jember Dukung Gerakan Migran Aman, Edukasi Warga Hindari Jalur Ilegal

JEMBER, 14 JUNI 2026 – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember turut ambil bagian dalam Jalan Sehat Kampanye Gerakan Nasional Migran Aman yang digelar di Alun-Alun Jember, Minggu 14 Juni 2026. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu diikuti ribuan peserta dari unsur perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.

Partisipasi Diskopumdag menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya migrasi yang aman, legal, dan sesuai prosedur.

Kegiatan jalan sehat tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kampanye Gerakan Nasional Migran Aman yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Program ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai tata cara penempatan pekerja migran Indonesia yang legal dan terlindungi, sekaligus menekan praktik penempatan nonprosedural yang berpotensi merugikan calon pekerja migran.

Sejak pagi, kawasan Alun-Alun Jember dipadati peserta yang antusias mengikuti kegiatan. Selain menjadi sarana olahraga bersama, jalan sehat juga dimanfaatkan sebagai media edukasi publik melalui penyampaian informasi mengenai perlindungan pekerja migran Indonesia, pentingnya keberangkatan melalui jalur resmi, serta risiko yang mengintai dari praktik perekrutan ilegal.

Kepala Diskopumdag Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., mengatakan bahwa Gerakan Nasional Migran Aman merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait prosedur migrasi yang benar.

“Gerakan Nasional Migran Aman menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur migrasi yang benar. Kami mendukung upaya edukasi ini agar masyarakat memperoleh informasi yang tepat dan terhindar dari praktik penempatan kerja yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Menurut Sartini, pemahaman yang memadai mengenai mekanisme penempatan pekerja migran sangat penting agar masyarakat tidak mudah terjebak tawaran kerja yang menjanjikan keuntungan instan, tetapi tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap pesan tentang pentingnya migrasi yang aman dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai prosedur yang benar, calon pekerja migran Indonesia diharapkan dapat bekerja di luar negeri secara legal, memperoleh perlindungan yang memadai, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga maupun daerah asalnya. (adh)

Galeri Foto