Disporabudpar Jember Dorong Pemajuan Kebudayaan Inklusif melalui Film, ORENS Production Rintis Wadah Kreatif bagi Disabilitas
- 23 Oktober 2026
- Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
Disporabudpar Jember Dorong Pemajuan Kebudayaan Inklusif melalui Film, ORENS Production Rintis Wadah Kreatif bagi Disabilitas
JEMBER, 23 OKTOBER 2026 – Pemajuan kebudayaan dapat dilakukan melalui beragam medium kreatif, termasuk film yang mampu merekam pengalaman, menyampaikan gagasan, dan menghadirkan perspektif kehidupan yang beragam. Semangat tersebut sejalan dengan upaya pengembangan ruang ekspresi kebudayaan yang inklusif di Kabupaten Jember melalui program “Menebas Batas, Bersuara Riuh” yang digagas ORENS Production.
Program ini memperoleh pendanaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui program Dana Indonesiaraya LPDP RI. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung teman-teman disabilitas di Kabupaten Jember agar dapat terlibat dalam proses produksi film sebagai bagian dari subsektor ekonomi kreatif film, animasi, dan video.
Dalam perspektif pemajuan kebudayaan, film tidak hanya berfungsi sebagai produk audiovisual, tetapi juga dapat menjadi medium untuk merekam pengalaman sosial, mengembangkan kreativitas, serta memperkenalkan keberagaman perspektif masyarakat. Keterlibatan teman-teman disabilitas dalam proses kreatif menjadi bagian penting dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam kehidupan kebudayaan.
Disporabudpar Jember melalui Bidang Kebudayaan, dapat mendorong penguatan ruang ekspresi yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengembangan dan pemanfaatan potensi budaya daerah. Upaya tersebut juga membuka peluang kolaborasi antara komunitas kreatif, lingkungan pendidikan, dan pelaku kebudayaan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Agung Nugroho, S.Sos., menyampaikan dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi bahwa pengembangan ruang kreatif inklusif penting untuk memperluas kesempatan berkarya bagi teman-teman disabilitas.
“Film dapat menjadi salah satu media untuk menyampaikan pengalaman, gagasan, dan perspektif masyarakat. Melalui ruang kreatif yang inklusif, teman-teman disabilitas diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi, terlibat dalam proses penciptaan karya, serta berkontribusi dalam kehidupan kebudayaan,” demikian draf kutipan yang perlu mendapat persetujuan narasumber sebelum diterbitkan.
Melalui program “Menebas Batas, Bersuara Riuh”, ORENS Production merintis ruang pembelajaran dan produksi film bagi teman-teman disabilitas. Proses kreatif ini dapat mencakup pengembangan ide cerita, penulisan naskah, pengenalan kamera, pemeranan, hingga keterlibatan dalam produksi sesuai minat dan kemampuan masing-masing peserta.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan cerita dari sudut pandang yang lebih beragam. Peserta tidak hanya menjadi bagian dari objek yang direkam, tetapi juga berkesempatan menyampaikan gagasan dan pengalaman melalui karya yang mereka ciptakan. Dengan demikian, film dapat menjadi sarana ekspresi sekaligus media untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai keberagaman dan inklusivitas.
Bagi pengembangan kebudayaan di Kabupaten Jember, inisiatif ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, komunitas, satuan pendidikan, dan pelaku ekonomi kreatif. Keberlanjutan ruang kreatif menjadi hal penting agar proses pembelajaran tidak berhenti pada satu produksi, tetapi dapat berkembang menjadi wadah berbagi pengetahuan, berjejaring, dan menghasilkan karya secara berkesinambungan.
Melalui penguatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebudayaan, Kabupaten Jember memiliki peluang untuk mengembangkan ekosistem kreatif yang lebih terbuka. Film menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan potensi individu, kekayaan pengalaman masyarakat, dan perkembangan industri kreatif.
Semangat “Menebas Batas, Bersuara Riuh” menegaskan bahwa pemajuan kebudayaan membutuhkan ruang bagi beragam suara untuk hadir dan berkembang. Dengan membuka kesempatan berkarya bagi teman-teman disabilitas, inisiatif ini diharapkan dapat memperkaya ekspresi kebudayaan sekaligus memperkuat kolaborasi kreatif di Kabupaten Jember. (ram)