Dispusip Jember Jemput Bola, Perluas Akses Literasi Melalui Program Buku Bergulir di MTs Nurul Amin
- 01 April 2026
- Dibaca 214 Kali
Bagikan Via:
Dispusip Jember Jemput Bola, Perluas Akses Literasi Melalui Program Buku Bergulir di MTs Nurul Amin
JEMBER, 1 APRIL 2026 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember terus berkomitmen membumikan budaya membaca hingga ke pelosok daerah. Melalui layanan Buku Bergulir, Dispusip hadir menyapa para siswa di MTs Nurul Amin, Desa Pedomasan, Kecamatan Jombang, guna memastikan setiap pelajar memiliki akses yang setara terhadap bahan bacaan berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 01 April 2026 di Jl. Sukartiyo No. 43 ini melibatkan Tim Layanan Perpustakaan Keliling. Program ini bukan sekadar rutinitas distribusi, melainkan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendistribusikan ilmu pengetahuan secara merata.
Sasaran jangkauannya pun diperluas, tidak hanya menyasar lembaga pendidikan, tetapi juga menyentuh organisasi kemasyarakatan seperti masjid dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM).
Proses serah terima koleksi buku dilakukan secara simbolis oleh petugas Dispusip kepada pihak sekolah. Koleksi yang dihadirkan dipilih secara kuratif untuk memicu minat baca, mulai dari buku pengetahuan umum dan karya sastra hingga buku penunjang pembelajaran yang relevan dengan kurikulum Madrasah Tsanawiyah.
Setelah proses distribusi usai, petugas bersama pihak sekolah langsung melakukan penataan di ruang baca agar para siswa dapat segera menikmati koleksi tersebut.
Pustakawan Ahli Muda Dispusip Jember, Abdul Munif, S.E., menjelaskan bahwa inti dari program ini adalah rotasi koleksi agar bahan bacaan di masyarakat tetap segar dan tidak membosankan.
Menurutnya, program Buku Bergulir merupakan upaya konkret Dispusip dalam memperluas akses literasi. “Melalui mekanisme ini, sekolah dan lembaga masyarakat mendapatkan tambahan koleksi secara berkala sehingga variasi bahan bacaan semakin beragam,” ujarnya, Rabu 01 April 2026.
Pihak MTs Nurul Amin menyambut antusias kehadiran program ini karena dinilai mampu meningkatkan antusiasme siswa dalam memanfaatkan waktu luang, baik di dalam maupun di luar jam pelajaran. Kehadiran buku-buku baru ini diharapkan menjadi pemantik bagi peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah serta mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.
Lebih jauh, Dispusip Jember menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari misi besar menciptakan masyarakat yang inklusif dan berpengetahuan luas. Dengan mendekatkan sumber informasi langsung ke titik-titik aktivitas warga, hambatan geografis terhadap akses literasi diharapkan dapat terkikis secara berkelanjutan. (cin)