Dorong PKK 12 Desa Go Digital, Kecamatan Sukowono Gelar Bimtek SIM PKK
- 29 Oktober 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
Dorong PKK 12 Desa Go Digital, Kecamatan Sukowono Gelar Bimtek SIM PKK
JEMBER, 29 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Sukowono terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) melalui penguatan tata kelola administrasi berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan dalam pertemuan rutin TP PKK Kecamatan Sukowono yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK, Kamis 29 Oktober 2026, bertempat di Balai Desa Sumberwaru.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Camat Sukowono, Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., M.M., Ketua TP PKK Kecamatan Sukowono, pendamping desa, serta para ketua dan operator TP PKK dari 12 desa se-Kecamatan Sukowono.
Dalam sambutannya, Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK yang diikuti oleh 12 Ketua TP PKK Desa beserta operator TP PKK Desa se-Kecamatan Sukowono.
"Kegiatan Bimtek SIM PKK ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus TP PKK Desa, khususnya dalam mewujudkan pengelolaan administrasi, pendataan, dan pelaporan kegiatan PKK yang tertib, akurat, terintegrasi, serta berbasis teknologi informasi. Di era digital saat ini, PKK harus mampu bertransformasi dari pola administrasi konvensional menuju sistem pengelolaan data yang lebih modern, efektif, efisien, dan akuntabel," ungkapnya.
Lebih lanjut, Khamil menegaskan bahwa SIM PKK bukan sekadar aplikasi untuk memasukkan dan melaporkan data, melainkan instrumen penting dalam mendukung penyusunan program kerja PKK yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Melalui sistem informasi yang dikelola secara baik, berbagai potensi, kegiatan, permasalahan, serta capaian program PKK di masing-masing desa dapat terdokumentasi dan dievaluasi secara lebih optimal.
"Saya berharap seluruh Ketua TP PKK Desa bersama operatornya benar-benar mengikuti Bimtek ini dengan sungguh-sungguh, memahami setiap tahapan pengoperasian aplikasi, serta mampu mengimplementasikannya secara konsisten di desa masing-masing. Ketua TP PKK Desa harus berperan aktif dalam melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi, sedangkan operator bertanggung jawab memastikan data yang diinput selalu lengkap, valid, mutakhir, dan sesuai kondisi riil di lapangan," tegas Khamil.
Menurutnya, keberhasilan implementasi SIM PKK sangat bergantung pada sinergi antara Ketua TP PKK Desa, operator, seluruh kelompok kerja (Pokja) PKK, dan dukungan pemerintah desa. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang disiplin, tertib administrasi, serta responsif terhadap perkembangan teknologi.
"Kita ingin TP PKK Desa se-Kecamatan Sukowono tidak hanya aktif dalam melaksanakan kegiatan, tetapi juga unggul dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan. Data yang baik akan menghasilkan perencanaan yang baik, program yang tepat sasaran, serta manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Mari kita jadikan Bimtek ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi PKK, memperkuat koordinasi antardesa, dan mewujudkan TP PKK Kecamatan Sukowono yang semakin maju, inovatif, profesional, dan berdaya saing," pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kecamatan Sukowono diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat koordinasi antardesa, serta meningkatkan kualitas administrasi dan pelaporan organisasi.
Bimtek SIM PKK menjadi momentum penting untuk mewujudkan tata kelola PKK yang semakin profesional, inovatif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat peran PKK dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Sukowono. (rul)