Dua Jembatan Gantung Diresmikan, Perkuat Akses Penghubung Antarwilayah di Kabupaten Jember
- 28 Agustus 2026
- Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
Dua Jembatan Gantung Diresmikan, Perkuat Akses Penghubung Antarwilayah di Kabupaten Jember
JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 - Dua jembatan gantung di Kabupaten Jember resmi di buka dan diresmikan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mempermudah akses masyarakat antarwilayah. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember, Jupriono, S.T., M.Si., turut hadir dalam kegiatan peresmian tersebut bersama jajaran terkait pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Peresmian jembatan gantung pertama berlangsung di Jembatan Lembung Lanjheng, yang merupakan jembatan gantung ke-270. Jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait S.E., M.Si., sebagai akses penghubung antara Desa Sukowiryo, Dusun Rejeb Dagan, dengan Desa Sukojember, Dusun Leces 1, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember.
Keberadaan Jembatan Lembung Lanjheng diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain menjadi jalur penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas serta menunjang aktivitas sosial dan ekonomi.
Kepala DPRKPLH Kabupaten Jember, Jupriono, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran jembatan gantung memiliki arti penting dalam memperkuat konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses penghubung antar permukiman.
“Peresmian dua jembatan gantung ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Jembatan tidak hanya menjadi penghubung secara fisik, tetapi juga membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan sosial dan ekonomi,” ujar Jupriono.
Sementara itu, jembatan gantung kedua yang turut diresmikan berada di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Kehadiran jembatan ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur penghubung untuk mendukung keterjangkauan akses masyarakat di wilayah tersebut.
Menurut Jupriono, pembangunan infrastruktur penghubung perlu diimbangi dengan kepedulian bersama dalam menjaga keberlanjutan manfaatnya.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Infrastruktur yang telah dibangun merupakan aset bersama yang keberlanjutan manfaatnya sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam merawatnya,” tambahnya.
Dengan diresmikannya dua jembatan gantung tersebut, diharapkan aksesibilitas masyarakat semakin baik dan mobilitas antarwilayah menjadi lebih mudah. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi serta mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Jember. (fag)