Dukung KKN Kolaboratif 2026, Kecamatan Patrang Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Data
- 21 Juli 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
Dukung KKN Kolaboratif 2026, Kecamatan Patrang Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Data
JEMBER, 21 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Patrang menyambut positif pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif "Desa Cinta" Tahun 2026. Program strategis besutan Pemerintah Kabupaten Jember ini melibatkan sekitar 3.000 mahasiswa dari 17 perguruan tinggi negeri dan swasta, sebagai langkah nyata memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pembangunan daerah yang presisi dan tepat sasaran.
Pelaksanaan KKN Kolaboratif resmi dilepas oleh Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan perguruan tinggi di Alun-Alun Jember, Minggu (19/7/2026). Mengusung akronim "Desa Cinta" (Cerdas, Inovatif, dan Tangguh), program ini berfokus pada validasi data kemiskinan (Desil 2), verifikasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) via aplikasi Viola, serta edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Saat ditemui di kantornya pada Selasa, 21 Juli 2026, Camat Patrang, Ajib, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemkab Jember yang merangkul akademisi sebagai mitra strategis pembangunan. Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik, melainkan katalisator dalam menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada data riil.
"Kami menyambut baik KKN Kolaboratif ini. Program ini membuktikan bahwa pembangunan daerah bukan hanya beban pemerintah, melainkan butuh sinergi perguruan tinggi dan masyarakat. Data yang valid dari lapangan akan menjadi fondasi utama agar kebijakan serta penyaluran bantuan sosial maupun layanan kesehatan benar-benar tepat sasaran," ujar Ajib.
Guna memastikan kelancaran program, Pemerintah Kecamatan Patrang menyatakan kesiapannya untuk memberikan pengawalan penuh. Koordinasi berjenjang bersama pemerintah kelurahan, perangkat wilayah, hingga tokoh masyarakat terus diperkuat demi menciptakan ruang pengabdian yang kondusif bagi para mahasiswa.
Ajib menambahkan, selain pemutakhiran data, para mahasiswa dipacu untuk menghadirkan solusi inovatif atas persoalan lingkungan, khususnya edukasi pengelolaan sampah mandiri. Mahasiswa juga diharapkan menjaga etika almamater serta mengalirkan semangat gotong royong di tengah warga.
Sejalan dengan komitmen penguatan SDM dan pendidikan, momen ini juga diwarnai dengan peluncuran Program Beasiswa Cinta Bergema oleh Pemkab Jember sejak Senin (20/7/2026). Program ini menyediakan 4.200 kuota beasiswa bagi mahasiswa asal Jember yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Melalui integrasi KKN Kolaboratif Desa Cinta dan dukungan Beasiswa Cinta Bergema, Pemerintah Kecamatan Patrang optimistis kolaborasi ini mampu mempercepat lahirnya pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Jember. (naf)