Evaluasi Home Care, Kecamatan Sumbersari Minta Petakan Respons Masyarakat
- 19 September 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Evaluasi Home Care, Kecamatan Sumbersari Minta Petakan Respons Masyarakat
JEMBER, 19 SEPTEMBER 2026 - Pemerintah Kecamatan Sumbersari, Jember, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Home Care di wilayahnya. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada capaian jumlah kunjungan, tetapi juga untuk mengetahui respons masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tersebut.
Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, S.IP., MM., mengatakan pemerintah perlu memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi di lapangan. Menurutnya, data jumlah kunjungan saja belum cukup untuk menjadi dasar evaluasi.
“Karena kami tidak akan melihat data saja sebagai standar dari suatu keberhasilan. Tapi kami harus bisa membaca bagaimana respons masyarakat, seperti apa respons masyarakat,” kata Deni dalam rapat koordinasi dan evaluasi Home Care di Puskesmas Sumbersari, Jumat 18 September 2026.
Menurut Deni, pemetaan respons masyarakat diperlukan untuk menentukan langkah berikutnya. Jika penerimaan masyarakat terhadap program masih rendah, pemerintah perlu mengetahui persoalannya sekaligus menentukan pendekatan yang sesuai.
“Jikalau respons masyarakat masih kurang baik, seperti apa langkah-langkahnya. Dari sisi kebijakan pemerintahannya. Tapi kalau dari sisi kesehatannya, itu sudah menjadi wilayah Pak Kapus dan Ibu Kapus,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut perlu disikapi dengan pendekatan yang tepat. Pemerintah kecamatan tidak hanya ingin mengetahui siapa saja yang sudah menerima kunjungan, tetapi juga memahami alasan ketika ada masyarakat yang belum bersedia menerima layanan.
“Jadi kita harus pahami, mengapa sasaran menolak dikunjungi tim Home Care,” jelasnya.
Selain itu ia menjelaskan komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan Home Care. Terlebih, masih ada warga maupun tokoh masyarakat yang belum berkenan menerima kunjungan.
“Artinya pendekatan komunikatif juga perlu, agar sasaran yang sebelumnya menolak dapat menerima kehadiran home care,” tambahnya.
Ia menjelaskan, evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas sektor. Dalam pelaksanaan evaluasi rakor, Kecamatan Sumbersari melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Muspika, Puskesmas, Kelurahan, KUA, PKH, hingga unsur masyarakat.
“Jadi kita perlu bekerja sama dengan lintas sektoral. Agar pendekatan-pendekatan kepada masyarakat, dapat berjalan sesuai kebutuhan dibawah,” jelasnya.
Deni juga menyampaikan pentingnya pemetaan sasaran berdasarkan wilayah kerja. Data tersebut nantinya dapat dikelompokkan untuk mengetahui sasaran yang masuk dalam cakupan Puskesmas Sumbersari maupun wilayah pelayanan Puskesmas Pakem.
Menurutnya, pendekatan tersebut diperlukan agar pelaksanaan Home Care tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka kunjungan, tetapi juga mampu membaca kondisi dan penerimaan masyarakat di tingkat lapangan.
“Harapan besar kami adalah sebuah sinergi dan gambaran di tingkat lapangan, efek domino secara positif dan mungkin hal-hal lainnya yang memang perlu menjadi koreksi bersama,” pungkasnya. (fat)