Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro, Dorong UMKM Jember Naik Kelas
- 21 Juli 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro, Dorong UMKM Jember Naik Kelas
Jember, 21 Juli 2026 – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di New Sari Utama Convention Hall, Kabupaten Jember, Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) ini juga terlaksana melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kemudahan layanan, perlindungan usaha, serta pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro.
Festival tersebut menjadi wadah untuk memperluas akses pelaku usaha mikro terhadap layanan legalitas, perlindungan usaha, pendampingan, serta peningkatan kapasitas. Acara dibuka dengan penampilan seni budaya Jawa Timur, dilanjutkan laporan penyelenggara, lalu sambutan Bupati Jember Muhammad Fawait. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai bentuk fasilitasi kepada pelaku usaha mikro, di antaranya Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, sertifikat merek, Sertifikat SNI Bina UMK, Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), sertifikat laik higiene sanitasi, bantuan pengembangan usaha, hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, peserta memperoleh kesempatan berkonsultasi secara langsung melalui booth layanan yang menghadirkan berbagai instansi. Pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan mengenai perizinan usaha, sertifikasi halal, perlindungan hak kekayaan intelektual, standardisasi produk, akses pembiayaan, perlindungan hukum, hingga pengembangan usaha dalam satu lokasi.
Rangkaian kegiatan juga diisi dua sesi talkshow yang menghadirkan narasumber dari Kementerian UMKM, BPJPH, Kementerian Hukum, Balai POM, Badan Standardisasi Nasional (BSN), Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Jamkrindo, Askrindo, serta Dinas Kesehatan. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya legalitas usaha, standar mutu produk, keamanan pangan, perlindungan hukum, akses pembiayaan, hingga mitigasi risiko usaha sebagai bekal bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Jember sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem usaha mikro. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian UMKM dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas penyelenggaraan kegiatan ini di Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten Jember siap mendukung berbagai program yang memudahkan pelaku UMKM memperoleh legalitas, perlindungan, dan akses pengembangan usaha sehingga semakin berdaya saing," ujar Bupati Jember.
Melalui festival ini, pelaku UMKM tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat mengakses berbagai layanan secara langsung dalam satu kegiatan. Kehadiran berbagai kementerian dan lembaga diharapkan mampu mempercepat proses legalisasi usaha, meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan usaha, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas.
Bagi Pemerintah Kabupaten Jember, kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong UMKM naik kelas. Diskopumdag Kabupaten Jember akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan para mitra strategis untuk memperluas akses pembinaan, legalitas, serta pemberdayaan usaha mikro sehingga mampu memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (adh)