Gandeng Mahasiswa KKN, Kelurahan Banjarsengon dan SDN 2 Luncurkan Program ‘Laskar Hijau’
- 21 Juli 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Gandeng Mahasiswa KKN, Kelurahan Banjarsengon dan SDN 2 Luncurkan Program ‘Laskar Hijau’
JEMBER, 21 JULI 2026 - Pemerintah Kelurahan Banjarsengon bersama tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif #5 melangkah mantap dalam memperkuat sinergi pemeliharaan lingkungan di wilayahnya.
Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan serta koordinasi strategis bersama jajaran Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banjarsengon 2 guna meluncurkan program kokurikuler unggulan bertajuk "Laskar Hijau Banjarsengon: Sekolah Bersih, Taman Asri, Air Lestari", Selasa 21 Juli 2026.
Pertemuan formal yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh Staf Kelurahan Banjarsengon Joko Suyitno, Kepala SDN Banjarsengon 2 Hendah Kartika Sari, S.Pd., M.Pd., jajaran dewan guru, pengurus komite sekolah, serta seluruh anggota tim KKN Kolaboratif #5. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi pijakan awal untuk membangun gerakan kepedulian lingkungan yang terstruktur dan berkelanjutan di tingkat sekolah dasar.
Program "Laskar Hijau Banjarsengon" digagas secara khusus untuk merespons tantangan pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan di lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan kokurikuler, program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologis serta membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini kepada seluruh peserta didik.
Kepala SDN Banjarsengon 2, Hendah Kartika Sari, menjelaskan bahwa program ini akan diimplementasikan secara intensif selama tiga minggu ke depan. Seluruh rangkaian kegiatan terbagi menjadi tiga tahapan utama yang saling berkesinambungan dan dirancang untuk melatih keterampilan praktis siswa.
Tahap pertama dimulai dengan Fase A yang berfokus pada edukasi serta praktik pemilahan jenis sampah organik dan anorganik. Selanjutnya, program melangkah ke Fase B melalui pelatihan pembuatan kompos organik dari limbah domestik sekolah. Rangkaian ini ditutup pada Fase C yang mencakup pemanfaatan fasilitas insinerator ramah lingkungan serta aksi nyata penanaman tanaman hijau di seluruh sudut sekolah.
"Rangkaian kegiatan ini dirancang secara sistematis agar para siswa tidak hanya menyerap teori di kelas, tetapi juga mengalami langsung proses menjaga ekosistem. Kami ingin menciptakan kebiasaan positif yang nantinya bisa mereka bawa ke lingkungan rumah masing-masing," ujar Hendah di sela-sela kegiatan koordinasi.
Sementara itu, Staf Kelurahan Banjarsengon, Joko Suyitno, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif terobosan yang dibawakan oleh mahasiswa KKN Kolaboratif #5 dan pihak sekolah. Menurut Joko, keterlibatan aktif pemerintah kelurahan dalam agenda ini merupakan wujud nyata pembinaan wilayah demi mendukung peningkatan sanitasi, kebersihan, dan kesehatan lingkungan masyarakat.
Melalui sinergi yang solid antara pemerintah lokal, lembaga pendidikan, komite, dan elemen mahasiswa, program "Laskar Hijau Banjarsengon" diharapkan menjadi pemantik perubahan budaya bersih di lingkungan sekolah. Langkah strategis ini sekaligus diproyeksikan menjadi fondasi jangka panjang dalam menciptakan suasana belajar mengajar yang asri, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda. (sgk)