Gus Fawait Duduk Bersama Pedagang Pasar Tanjung, Serap Masukan untuk Revitalisasi
- 16 September 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Gus Fawait Duduk Bersama Pedagang Pasar Tanjung, Serap Masukan untuk Revitalisasi
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 - Suasana Pasar Tanjung Jember pada siang hari berlangsung seperti hari-hari biasanya. Aktivitas perdagangan tetap berjalan. Pedagang melayani pembeli, sejumlah komoditas berpindah tangan, dan denyut ekonomi terus bergerak di antara lorong-lorong pasar.
Namun hari itu terdapat satu agenda yang membuat suasana Pasar Tanjung terasa berbeda. Bupati Jember Muhammad Fawait datang dan secara langsung berdialog dengan para pedagang, Rabu 16 September 2026. Bukan sekadar melihat kondisi pasar dari luar, Gus Fawait memilih mendekat dan mendengarkan langsung suara mereka yang setiap hari menggantungkan kehidupan dari aktivitas perdagangan di Pasar Tanjung.
Audiensi tersebut dihadiri oleh perwakilan pedagang di pasar Tanjung dan menjadi ruang bagi para pedagang untuk menyampaikan berbagai masukan, mulai dari persoalan ekonomi, kenyamanan berdagang, kondisi lingkungan pasar, hingga harapan mereka terhadap rencana revitalisasi Pasar Tanjung yang segera memasuki tahapan lebih lanjut. Di hadapan bupati, para pedagang memiliki kesempatan menyampaikan apa yang mereka rasakan selama menjalankan aktivitas perdagangan.
Tidak hanya mengenai kondisi hari ini, tetapi juga tentang seperti apa Pasar Tanjung yang mereka harapkan pada masa mendatang. Bagi pedagang, pasar bukan sekadar bangunan. Namun Pasar adalah tempat mereka mencari penghasilan setiap hari. Karena itu, setiap perubahan yang dilakukan terhadap Pasar Tanjung akan bersentuhan langsung dengan kehidupan mereka. Di situlah audiensi tersebut menjadi penting. Dan Pemerintah datang untuk mendengar, sementara pedagang mendapatkan ruang untuk menyampaikan masukan secara langsung.
Pada kegiatan audiensi ini Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E, M. Sc. menyampaikan bahwa pasar tanjung ini dilakukan salah satunya karena pasar Tanjung merupakan pasar tradisional yang menjaga perekonomian masyarakat Jember.
“Pasar Tanjung ini adalah bagian penting dari denyut perekonomian masyarakat Jember. Karena itu, kami ingin memperbaiki dan memperbarui Pasar Tanjung agar ke depan memiliki bangunan dan fasilitas yang lebih layak, lebih nyaman, serta mampu mendukung aktivitas para pedagang,” ujarnya.
Audiensi antara Bupati Jember, kepala daerah terkait dan pedagang menjadi salah satu cara untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi Pasar Tanjung. Gus Fawait tidak hanya datang untuk menyampaikan program pemerintah. Ia juga memberikan ruang kepada pedagang untuk berbicara.
Masukan yang disampaikan menjadi bahan penting untuk melihat kebutuhan pasar dari sudut pandang orang-orang yang berada langsung di dalamnya. Terlebih, Pasar Tanjung sedang berada di tengah persiapan revitalisasi. Pemerintah Kabupaten Jember sebelumnya telah menyampaikan bahwa penyusunan Detail Engineering Design (DED) dilakukan pada 2026, sedangkan pembangunan fisik ditargetkan pada 2027 dengan dukungan pemerintah pusat.
Dengan rencana tersebut, aspirasi pedagang menjadi semakin penting. Sebab sebelum desain pembangunan benar-benar diwujudkan, pemerintah perlu mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh mereka yang nantinya akan menggunakan pasar tersebut. (hna)