Hadiri Sosialisasi Bulog di Pendopo, Camat Kaliwates Siap Distribusikan Bantuan Pangan Nasional di Wilayahnya
- 26 Maret 2026
- Dibaca 168 Kali
Bagikan Via:
Hadiri Sosialisasi Bulog di Pendopo, Camat Kaliwates Siap Distribusikan Bantuan Pangan Nasional di Wilayahnya
JEMBER, 26 MARET 2026 - Camat Kaliwates, Dwisunu Arinugroho, S.Sos., menghadiri sosialisasi penyaluran bantuan pangan yang digelar Kantor Cabang Bulog Jember bersinergi dengan Pemkab Jember. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, kompleks Rumah Dinas Bupati Jember, Kamis 26 Maret 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc, Kepala Bulog Jember, M. Ade Saputra, SE, Pj Sekda; serta jajaran Camat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kabupaten Jember. Turut hadir pula unsur pimpinan TNI dan Polri (Kapolsek dan Danramil) dari seluruh wilayah Jember.
Kepala Bulog Jember, M. Ade Saputra, mengungkapkan adanya lonjakan data penerima bantuan yang cukup besar dibanding tahun sebelumnya.
"Terdapat perbedaan perbandingan pagu penerima antara tahun 2025 dan 2026. Untuk Kabupaten Jember, alokasi terakhir pada 2025 sebanyak 202.219 penerima. Sementara itu, pada FebruariβMaret 2026, pagu dari pusat meningkat menjadi 390.744 penerima bantuan pangan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ade juga mengapresiasi langkah strategis Bupati Muhammad Fawait dalam mengawal program pengentasan kemiskinan (taskin) di Jember yang dinilai mulai menunjukkan hasil positif.
Bupati Muhammad Fawait menegaskan bahwa bantuan pangan ini merupakan instrumen penting untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan menjaga stabilitas harga pangan.
βIni termasuk upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Jember. Pemerintah kabupaten akan terus berkolaborasi dengan Bulog agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran,β tutur Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Senada dengan hal itu, Camat Kaliwates, Dwisunu Arinugroho, menyatakan kesiapannya untuk mengawal program bantuan pangan Presiden Prabowo Subianto di tingkat wilayah.
"Kami siap menyukseskan penyaluran bantuan pangan, terutama paket sembako berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng secara langsung. Tujuannya jelas, yakni untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat secara nyata," pungkas Dwisunu. (fik)