logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Hari Kedua EJIF 2026, DPMPTSP Jember Ikuti Penguatan Kemudahan Berusaha dan Iklim Investasi Jawa Timur

  • 02 Oktober 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
hari-kedua-ejif-2026-dpmptsp-jember-ikuti-penguatan-kemudahan-berusaha-dan-iklim-investasi-jawa-timur-20261002

Hari Kedua EJIF 2026, DPMPTSP Jember Ikuti Penguatan Kemudahan Berusaha dan Iklim Investasi Jawa Timur

SURABAYA - Investasi tidak hanya berbicara tentang besarnya modal yang masuk, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah menciptakan ruang usaha yang mudah, jelas, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha. Upaya membangun iklim investasi yang kondusif tersebut menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan East Java Investment Forum (EJIF) 2026.

Memasuki hari kedua, Jumat (2/10/2026), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember turut mengikuti rangkaian kegiatan EJIF 2026 yang diselenggarakan di Grand City Convention and Exhibition Surabaya. Kehadiran DPMPTSP Jember menjadi bagian dari upaya untuk memperluas wawasan, memperkuat koordinasi, serta mendorong pertumbuhan investasi di Kabupaten Jember.

Rangkaian kegiatan hari kedua diawali dengan Many-to-Many Meeting bertajuk “The Ease of Doing Business in East Java” pada pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Forum ini menjadi ruang diskusi mengenai kemudahan berusaha dan upaya memperkuat iklim investasi di Jawa Timur.

Sesi tersebut menghadirkan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur serta sejumlah kepala daerah, yakni Bupati Gresik, Bupati Madiun, Bupati Tuban, dan Bupati Pasuruan. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai peran pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan usaha yang mendukung perkembangan investasi.

Bagi DPMPTSP Kabupaten Jember, keikutsertaan dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk mengikuti perkembangan strategi dan kebijakan investasi sekaligus memperluas jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini penting agar upaya pengembangan investasi di daerah dapat terus berjalan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan arah pembangunan ekonomi Jawa Timur.

Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Jember menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam EJIF 2026 merupakan bagian dari upaya untuk mendukung perkembangan investasi di Kabupaten Jember.

“Alhamdulillah, hari ini kami hadir dalam rangkaian kegiatan EJIF 2026 hari kedua. Kami mengikuti berbagai agenda, diawali dengan Many-to-Many Meeting, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara puncak dan rangkaian kegiatan lainnya hingga sore nanti. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi Kabupaten Jember, khususnya dalam mendorong pertumbuhan investasi daerah,” ungkapnya.

Ia juga berharap, melalui forum investasi tersebut, semakin banyak investor yang tertarik untuk melihat potensi dan peluang usaha di Kabupaten Jember. Dengan demikian, investasi daerah diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami, semakin banyak investor yang datang dan berinvestasi di Kabupaten Jember. Semoga investasi kita semakin berkembang, Kabupaten Jember semakin maju, dan semakin melesat dalam mendorong pertumbuhan ekonominya,” tambahnya.

Memasuki siang hari, rangkaian EJIF dilanjutkan dengan agenda puncak EJIF x Jatim Fest 2026. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penampilan tari tradisional Jawa Timur, pembacaan doa, serta pemutaran video EJIF 2026.

Acara kemudian berlanjut dengan laporan pelaksanaan kegiatan, sambutan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, sambutan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, serta keynote speech Gubernur Jawa Timur. Rangkaian tersebut dilanjutkan dengan seremoni puncak EJIF x Jatim Fest 2026 dan sesi foto bersama.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan Panel Dialogue yang menghadirkan narasumber dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Danantara. Sesi diskusi dan tanya jawab ini menjadi bagian dari pertukaran pandangan mengenai perkembangan investasi dan penguatan ekosistem usaha.

Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan penyerahan plakat kepada narasumber, foto bersama, dan penutupan acara.

Melalui partisipasi dalam EJIF 2026, DPMPTSP Kabupaten Jember terus berupaya memperkuat pemahaman mengenai perkembangan investasi serta membangun jejaring dengan berbagai pihak. Langkah ini diharapkan dapat mendukung terciptanya pelayanan penanaman modal yang semakin responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha.

Dengan potensi daerah dan dukungan pelayanan investasi yang terus dikembangkan, Kabupaten Jember diharapkan semakin dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki peluang usaha menjanjikan di Jawa Timur. Harapannya, semakin banyak investor yang melirik Jember, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

DPMPTSP Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan investasi melalui penguatan pelayanan, koordinasi, dan fasilitasi penanaman modal demi mewujudkan Kabupaten Jember yang semakin maju dan berdaya saing.

Galeri Foto